KOMUNITAS HOBBIYST ELEKTRONIKA - KHE

Diskusi Elektronika => Pemancar (Transmitter) => Kategori Radio => PLL (Phase Lock Loop) => Topik dimulai oleh: thpurwanto pada November 22, 2010, 11:29:20 AM

Judul: Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 22, 2010, 11:29:20 AM
Met kenal semuanya yang ada di komunitas ini. Saya coba2 menulis tentang PLL dari dasar sampai aplikasinya termasuk di pesawat ICOM IC2N. Mudah2an bermanfaat.

PLL (Phase Locked Loop) atau terjemahan bebasnya Ikal Fasa Terkunci merupakan sistem kontrol loop tertutup yang memanfaatkan sesitifitas deteksi fasa antara dua buah sinyal input (frekuensi).

PLL pada dasarnya terdiri dari bagian-bagian osilator (OSC), Detektor Fasa (?), Low Pass Filter (LPF) dan Voltage Controled Oscilator (VCO). Blok diagram PLL sebagai berikut:

Fungsi masing-masing blok dan cara kerja PLL sebagai berikut. Oscilator menghasilkan frekuensi F1. VCO yang juga merupakan oscilator menghasilkan frekuensi F2. Kedua frekuensi ini dimasukkan kedalam detektor fasa (?). Jika ada perbedaan fasa antara kedua sinyal masukan (F1 dan F2) maka detektor fasa akan mengluarkan sinyal kontrol yang kemudian oleh Low Pass Filter (LPF) ditapis untuk mendapatkan nilai tegangan DC nya dimana nilai tegangan ini digunakan untuk mengontrol keluaran VCO (F2) naik atau turun. Jika fasa kedua masukannya sama maka terjadi yang namanya fasa terkunci. Inilah yang dikatakan Phase Locked. Dalam keadaan fasa terkunci maka kedua masukan (F1 dan F2) akan mempunyai frekuensi yang sama sehingga F1=F2

Karena sistem ini merupakan sistem kontrol loop tertutup maka dinamakan Phase Locked Loop atau yang lebih dikenal dengan nama PLL.

Bersambung kebagian selanjutnya....
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: Machmud pada November 22, 2010, 11:54:50 AM
Ada di http://id.wikipedia.org/wiki/PLL (http://id.wikipedia.org/wiki/PLL)

PLL kependekan dari 'Phase-Locked Loop' pada dasarnya adalah sebuah sistem kontrol frekuensi yang memanfaatkan sensitivitas deteksi fasa antara sinyal input dan output dari sebuah rangkaian osilasi yang terkontrol.

Rangkaian dasar PLL

Rangkaian PLL yang paling sederhana yaitu terdiri dari sebuah VCO (Voltage Control Oscillator), detektor fasa (Phase detector), dan crystal oscillator. Sebuah frekuensi f1 yang dihasilkan oleh crystal oscillator kemudian diumpankan ke rangkaian phase detector untuk dibandingkan dengan frekuensi f2 dari VCO. Phase detector akan membandingkan frekuensi f1 dan f2, pada kondisi awal f1 ? f2 karena frekuensi dari VCO = 0 Hz. Karena ada perbedaan frekuensi antara f1 dan f2, maka rangkaian phase detector akan menghasilkan tegangan Vdc yang mencatu VCO. Tegangan Vdc ini menyebabkan rangkaian VCO berosilasi dan menghasilkan sebuah frekuensi f2.

Rangkaian VCO akan terus berosilasi menghasilkan frekuensi f2 sampai f2 = f1. Ketika f2 = f1, maka tegangan Vdc keluaran rangkaian phase detector = 0 dan ini menyebabkan rangkaian VCO berhenti berosilasi (locked). Karena rangkaian loop ini akan mengunci (Locked) saat frekuensi dan fasa dari kedua sinyal sama, maka rangkaian ini disebut dengan Phase-Locked Loop.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 22, 2010, 12:03:23 PM
@Machmud: Betul. Saya akan menulisnya sampai ke implementasinya.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: ndroe pada November 22, 2010, 12:05:25 PM
suip pak tak menyimak soale lagi belajar pll....di sharing ilmunya ya pak,,,moga2 dapet pahala yang banyak.....amien.... 8)
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 22, 2010, 12:10:17 PM
PLL bisa diimplementasikan pada beberapa aplikasi antara lain:
Dari ketiga macam aplikasi tersebut yang paling populer adalah penerapannya pada sintesa frekuensi.
Penerapan sebagai AM demodulator sangat jarang dilakukan karena akan membuat rangkaian demodulator menjadi lebih rumit. Demodulator AM sederhana hanya membaca envelope sinyal yang biasanya cukup dengan satu buah dioda germanium dan lowpass filter saja sedangkan dengan menggunakan PLL harus menggunakan balance modulator disamping rangkaian PLL itu sendiri.
Sebagai FM demodulator juga jarang. Prinsip implementasi pada FM demodulator adalah dengan menghubungkan salah satu masukan detektor fasa (input F1) ke output dari IF (biasanya untuk pesawat penerima radio komersial 10,7 MHz, dan 10,695 MHz/ 455 KHz pada penerima komunikasi). Output audio diambil dari output LPF.

Gambaran untuk demodulator seperti gambar ini.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: yd7lby pada November 22, 2010, 12:16:11 PM
mantap mas, teruskan....
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 22, 2010, 12:44:22 PM
Untuk keperluan komunikasi diperlukan frekuensi yang stabil dan mudah digeser-geser. Pada pesawat-pesawat komunikasi lama dan juga para amatir radio khususnya yang bermain di frekuensi 3,5 MHz atau 80 meter band pembangkit frekuensi yang digunakan adalah Variable Frequency Oscilator (VFO). Kelebihan VFO ini adalah mudah dibuat dan mudah untuk pindah prekuensi. Namun kelemahan utama adalah VFO cenderung tidak stabil. Suhu disekitar rangkaian resonator sangat mempengaruhi kestabilannya disamping komponen resonator itu sendiri (L dan C).

Ada satu jenis resonator yang sangat stabil dimana lingkungan disekitar resonator tidak mempengaruhi frekuensi osilasinya. Resonator itu adalah crystal piezoelectric atau lebih dikenal dengan nama kristal. Karena kestabilannya sangat tinggi sampai-sampai frekuensi resonansinya tidak bisa digeser. Kalaupun bisa bergesernya hanya dalam beberapa KHz saja pada puluhan MHz.

Impian amatir radio adalah bagaimana membuat pembangkit frekuensi (oscilator) yang kestabilannya seperti kristal tetapi mudah digeser-geser seperti VFO. Solusi untuk ini adalah dengan sintesa frekuensi. Dengan sintesa frekuensi akan didapatkan frekuensi yang sangat stabil seperti kristal dan bisa digeser-geser seberapa mau pergeserannya (meskipun tidak semudah VFO).

Dasar sintesa frekuensi bisa dilihat digambar blok. Oscilator (F1) diganti dengan Kristal (X-tal) dan antara keluaran VCO dan masukan detektor fasa disisipkan pembagi digital (N). Dijelaskan pada bagian sebelumnya, dalam keadaan terkunci maka kedua masukan detektor fasa akan mempunyai frekuensi yang sama. Maka (pada gambar sintesa frekuensi) F1 = F2/N. Dengan demikian besar frekuensi F2 = N x F1. Sehingga untuk mendapatkan frekuensi tertentu tinggal merobah nilai N pada pembagi.

Inilah dasar sintesa frekuensi.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: juhar pada November 22, 2010, 12:50:20 PM
Sip !! Mantab !!

Ntar ane tambahin juga foto PLL 11 s/d 12 MHz punyaku yg baru jadi kemaren.
Biar mitos PLL = sulit bisa hilang dari para pecinta elektronika.

Asal paham filosofinya, pasti jadi mudah.
Sekedar nambahin :

   Phase sama -> pasti frekuensinya sama
   Frekuensi sama -> phase-nya belum tentu sama.

Makanya namanya Phase Lock Loop (Siklus Pengunci Phase)

Sayang favoritku TC9122 , TC5081 dan TC5082 rada susah n mahal sekarang hiks :(
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 22, 2010, 12:58:50 PM
@Mas Juhar:
Trims atas tanggapannya. Senang sekali bisa sharing disini. Mudah2an harapan Mas Juhar juga harapan saya PLN yang selama ini merupakan black box tidak menjadi blac box lagi bagi pencinta elektronika.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 22, 2010, 02:31:11 PM
F1 sering disebut sebagai F-ref. Ini karena frekuensi tersebut berfungsi sebagai referensi. Pada penerapannya besar F-ref ini tidaklah sebesar frekuensi X-tal tetapi hanya beberapa kHz. Disamping itu besarnya F-ref ini juga sebagai step frekuensi. Pada pesawat CB step frekuensi sebesar 10 kHz, pada 2 meter band umumnya 10 kHz tetapi dapat juga diset dengan step yang lain (IC2N hanya 10 kHz).

Frekuensi F-ref sebesar 10 kHz didapatkan dengan cara membagi frekuensi X-tal. Kebanyakan X-tal yang digunakan adalah 10,240 MHz sehingga untuk mendapatkan 10 kHz diperlukan pembagi 1024. Pada beberapa pesawat PLL bekerja pada setengah frekuensi nominalnya maka ada PLL yang F-ref nya sebesar 5 kHz. Untuk ini diperlukan X-tal untuk F-ref dengan frekuensi 5,12 MHz dengan pembagi 1024 atau dengan X-tal 10,240 MHz dengan pembagi 2048.

Agar pembagi N tidak bekerja pada frekuensi yang tinggi (jaman dahulu pembagi digital frekuensi tinggi sangat mahal) maka sebelum masuk ke pembagi N frekeunsi F2 perlu diturunkan terlebih dahulu. Cara yang umum dipakai adalah dengan mencampur dengan frekuensi lain misalnya F 3 dan selisinya ( |F2-F3|) dimasukkan kedalam pembagi N.

Gambar berikut ini adalah gambar yang PLL yang umum digunakan di pesawat komunikasi.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: ndroe pada November 22, 2010, 02:54:54 PM
masih mengamati dan masih ra mudeng..... :-[
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 22, 2010, 03:09:56 PM
Cara kerja kerja PLL ini sebagai berikut.
X-tal 10,240 MHz dibagi 1024 sehingga didapat frekuensi 10kHz. Frekuensi ini digunakan sebagai F-ref.
Keluaran VCO di campur didalam mixer dengan frekuensi lain yaitu F3 dan kemudian dimasukkan kedalam low pass filter (LPF) untuk mendapatkan selisih frekuensinya yaitu |F2-F3| (nilai absolut F2-F3). Hasil selisih ini misalnya F4 dimasukkan kedalam pembagi N hasilnya F4/N dan dimasukkan kedalam detektor fasa. Pada keadaan terkunci kaka F4/N akan sama dengan 10 kHz. Dengan demikian frekuensi F2 dapat diketahui.

CONTOH
Misalnya frekuensi F3 sebesar 30 MHz dan Pambagi N sebesar 100, maka :
F4 = 100 x 10 kHz = 1000 kHz = 1 Mhz.
F2 = F4 + F3 = 1 MHz + 30 MHz = 31 MHz.
Dengan demikian frekuensi keluaran VCO sebesar 31 MHz.

Ada berbagai cara dalam menerapkan PLL. Tetapi meskipun dengan cara yang berbeda-beda namun secara prinsip implementasi PLL pada pesawat komunikasi tetaplah sama.

Pada pesawat IC2N, pembagi N menggunakan IC 9122 yang bisa membagi mulai dari 8 sampai dengan 3999. Sinyal masukan IC ini maksimum 15 MHz. X-tal sebagai frekuensi referensi sebesar 5,12 MHz sehingga dengan pembagi 1024 didapat frekuensi 5 kHz. F3 70 MHz didapat dari X-tal sebesar 35 MHz yang di doubler atau pengganda frekuensi (untuk posisi transmit).
Pada posisi pembagi N = 8 maka F4 sebesar 40 kHz (8 x 5 kHz). Frekuensi ini didapat dengan mencampur F2 dengan F3 sebesar 70 MHz. Hasilnya F2 akan sebesar 70 MHz + 40 kHz. Atau sebesar 70,040 MHz. Dengan menggunakan doubler yaitu F2 x 2 didapat frekuensi 140,080 MHz, atau dial 008.
 
(gambarnya ada perbaikan sedikit)
Masih ada lanjutannya. Sabar ya
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 22, 2010, 03:13:11 PM
Yang nggak mudeng yang mana Mas Ndroe? Kalau agak sulit dimengerti bisa koq email ke saya. Nanti aku jelaskan lebih detail.

masih mengamati dan masih ra mudeng..... :-[
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: isurG_ pada November 22, 2010, 03:16:05 PM
biasanya pake prescaller ... ngga pake mixer ... jadi rak mudeng  :-* :-* :-* :-*
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: purwanto-amm pada November 22, 2010, 03:19:08 PM
gantinnya prescaller pake pake mixer jadi ada banyak oscilatornya  ???  ???
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: ndroe pada November 22, 2010, 03:21:05 PM
mas pake bahasa yang mudah aja yach biar gampang tak cerna...misalnya saya mau buat pll untuk frek 88 ampe 108 saya pake mc145151 dan prescalernya pake sab6456....nah apa yang harus saya lakukan mas? tengkiu pencerahannya... :-[
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 22, 2010, 03:25:32 PM
Blok diagram PLL ICOM IC2N ada dibagian bawah ini. Mudah2an bisa dipahami. Kalau kurang bisa memahami silahkan email saya.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 22, 2010, 03:33:07 PM
gantinnya prescaller pake pake mixer jadi ada banyak oscilatornya  ???  ???

Pada jaman dahulu prescaller mahal kali ya. Dengan cara mixer biayanya lebih murah tetapi sedikit lebih rumit. Cara mixer ini masih banyak dipake sampai sekarang koq Mas.
Teori mixer kan sama saja dengan palajaran fisika gelombang tentang layangan. Jika dua buah frekuensi bertemu maka akan terjadi interference yang akan mengasilkan frekuensi lain disamping frekuensi-frekuensi aslinya. Frekuensi itu adalah penjumlahan dan selisih kedua frekuensi itu. Misalnya F1= 100 Hz, F2= 30 Hz, maka interferensi keduanya menimbulkan frekuensi lain yaitu 70 Hz dan 130 Hz.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 22, 2010, 03:37:11 PM
mas pake bahasa yang mudah aja yach biar gampang tak cerna...misalnya saya mau buat pll untuk frek 88 ampe 108 saya pake mc145151 dan prescalernya pake sab6456....nah apa yang harus saya lakukan mas? tengkiu pencerahannya... :-[

OK Mas, Insya Alloh dibagian akhir nanti akan saya coba jelaskan PLL dimaksud. Tapi mungkin tidak spesifik pada tipe IC tetapi pada cara kerja PLL dengan prescaller. Tolong ingatkan ya kalau saya lupa.
Salam.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: ndroe pada November 22, 2010, 03:43:04 PM
Oke mas matur nuwun...tengkiu.....tak nyimak dulu sapatau jadi nudeng.... :-X
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: chuvlink_46sbg pada November 22, 2010, 08:06:31 PM
MINYAKK....EH NYIMAK.... ???.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: byutea pada November 22, 2010, 08:19:46 PM
Wah refreshing nih...! dulu belajar PLL ampe puyeng  ::)  ngga ngerti-ngerti  :-X .
Pokoknya saya ingetnya Fin = Fref.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 25, 2010, 04:57:44 PM
Saya ulangi cara kerja PLL pada pesawat ICOM IC2N tapi lebih detail. Mudah2an penjelasan saya bisa diterima.

Sistem pemancar ICOM IC2N dimulai dari PLL, RF pre amplifier, driver dan final amplifier. Frekuensi kerja PLL yang digunakan adalah setengah dari frekuensi transmitnya yaitu 70 MHz - 74,995 MHz Tepatnya tidak 70 MHz. Karena keterbatasan TC9122, frekuensi dimulai dari 70,04 MHz). Untuk mendapatkan frekuensi 140 - 149,99 MHz menggunakan doubler atau pengali frekuensi.

Sistem penerima menggunakan sistem dual conversion yaitu 10,695 MHz dan 455 KHz. Untuk mengkonversi frekuensi 140 Mhz s/d 149,99 MHz menjadi 10,695 Mhz dilakukan dengan mencampur (mix) sinyal dengan frekuensi dari PLL (129,035 - 139,025 MHz), sedangkan untuk mengkonversi frekuensi 10,695 MHz menjadi 455 kHz dilakukan dengan mencampur (mix) dengan frekuensi 10,240 MHz yang berasal dari kristal. Sama seperti pada sistem pemancar, frekuensi kerja PLL adalah setengah dari frekuensi yang seharusnya yaitu 64,5575-69,5125 MHz.

Karena perbedaan range frekuensi pada saat transmit dan receive, maka PLL dibuat bekerja pada dua frekuensi yang berbeda.

(http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?action=dlattach;topic=936.0;attach=785;image)

Kembali ke cara kerja PLL IC2N.
F-ref yang digunakan sebesar 5 kHz yang didapat dari kristal 5,12 Mhz dibagi 1024 oleh IC TC5082. 5 kHz ini langsung diinputkan ke detektor fasa (PD) TC5081 (pin 8 ). Pada masukan yang lain (pin 7 ) menerima masukan dari output TC9122 (pembagi N). Keluaran PD (pin 3) masuk ke LPF untuk selanjutnya hasil LPF ini untuk mengontrol VCO. Frekuensi kerja VCO pada moda transmit sekitar 70 Mhz. Keluaran dari VCO ini dicampur di mixer dengan frekuensi lain yaitu 70 MHz yang berasal dari kristal 35 Mhz yang di doubler menjadi 70 MHz. Setelah dari mixer masuk ke LPF untuk mengambil selisihnya untuk selanjutnya dimasukkan ke pembagi N (TC9122).

Dalam keadaan terkunci maka frekuensi keluaran TC9122 (pin 17 ) adalah sebesar 5 kHz. Dimisalkan posisi pembagi N TC9122 berada pada  N=8 (orang sering bilang dial 8 ), maka frekuensi pada masukannya (pin 2) sebesar 5 kHz x 8 = 40 kHz. Karena 40 kHz ini berasal dari hasil pencampuran frekuensi VCO dengan frekuensi kristal  70 MHz (35 Mhz x 2), maka frekuensi VCO sama dengan 70 Mhz + 40 kHz atau sama dengan 70,040 MHz. Setelah melalui doubler (x 2) maka didapat frekuensi 140,8 MHz yang selanjutnya diperkuat oleh pre amp, driver dan final (2SC1947).

Pada moda receive, frekuensi PLL harus disesuaikan untuk mendapatkan IF sebesar 10,695 MHz. Karena PLL bekerja pada setengah frekuensi yang seharusnya maka frekuensi kerja diturunkan sebesar 5,3475 MHz (setengah dari 10,695 MHz). Karena frekuensi yang dicampur dengan VCO berasal dari kristal yang di doubler maka diperlukan kristal dengan frekuensi 35 - (5,3475/2 ) atau kristal dengan frekuensi 32,32625 MHz.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: bondanpepi pada November 25, 2010, 07:44:42 PM
ms pur mantab ulasannya,....mo tanya penyuntikan modulasinya lewat mana mas pur,....?
buat om lutfi tolong mo kirim pm ....pm nya penuh ga bisa masuk...!makasih mas pur......
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: purwanto-amm pada November 25, 2010, 08:24:31 PM
mas pur punya rangkaian ICOM IC2N gak... ? ? ?  :-[ biar lebih keliatan dari blok diagram ke rangkainnya ... sy tunggu yahhh...

 :D  :D  :D nama anda sama kayak nama saya, .... oya anda belum memperkenalkan diri anda disini :http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?board=22.0 (http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?board=22.0)


Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: isurG_ pada November 25, 2010, 08:39:09 PM
wekekeke kirain kloningan ..  :-X :-X :-X :D :D :D
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: purwanto-amm pada November 25, 2010, 10:15:17 PM
wekekeke kirain kloningan ..  :-X :-X :-X :D :D :D

 :-X  :-X nah itu dia tar disangka kloningan lagi padahal beda orang nama sama  :-X :-X  :-X
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: isurG_ pada November 25, 2010, 10:21:27 PM
dari ip kan bisa diliat bozz....  :-* :-*
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: purwanto-amm pada November 25, 2010, 10:27:41 PM
dari ip kan bisa diliat bozz....  :-* :-*

IP nya hampir sama depannya 202.xxx.xxx.xxx he he he he   :-X  :-X

wesss lanjut lagi ke "Cara Kerja PLL"
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: yd7lby pada November 26, 2010, 07:02:05 AM
mas pur punya rangkaian ICOM IC2N gak... ? ? ?  :-[ biar lebih keliatan dari blok diagram ke rangkainnya ... sy tunggu yahhh...

 :D  :D  :D nama anda sama kayak nama saya, .... oya anda belum memperkenalkan diri anda disini :http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?board=22.0 (http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?board=22.0)

saya punya skema IC2N, besok saya scan n upload ya...
yang sekarang IC2A dulu ya,,,tp isinya sedikit aja bedanya...
http://www.ziddu.com/download/12696221/IC2A_AT_E.png.html (http://www.ziddu.com/download/12696221/IC2A_AT_E.png.html)
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 26, 2010, 08:21:10 AM
ms pur mantab ulasannya,....mo tanya penyuntikan modulasinya lewat mana mas pur,....?
buat om lutfi tolong mo kirim pm ....pm nya penuh ga bisa masuk...!makasih mas pur......

Modulasi IC2N disuntikkan langsung ke VCO. Keluar dari preamp mic disuntikkan ke gate FET VCO (Q1) 2SK192.

Untuk sistem modulasi yang lain ada yang disuntikkan ke dioda varaktor VCO.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 26, 2010, 08:26:50 AM
mas pur punya rangkaian ICOM IC2N gak... ? ? ?  :-[ biar lebih keliatan dari blok diagram ke rangkainnya ... sy tunggu yahhh...

 :D  :D  :D nama anda sama kayak nama saya, .... oya anda belum memperkenalkan diri anda disini :http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?board=22.0 (http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?board=22.0)

Saya punya skema IC2N. Tapi karena dokumen lama (dah hampir 20 tahun hehehe) beberapa tulisan kurang bica terbaca. Sepertinya yd7lby punya skemanya. Kita tunggu uploadnya.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 26, 2010, 08:28:29 AM
mas pur punya rangkaian ICOM IC2N gak... ? ? ?  :-[ biar lebih keliatan dari blok diagram ke rangkainnya ... sy tunggu yahhh...

 :D  :D  :D nama anda sama kayak nama saya, .... oya anda belum memperkenalkan diri anda disini :http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?board=22.0 (http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?board=22.0)

saya punya skema IC2N, besok saya scan n upload ya...
yang sekarang IC2A dulu ya,,,tp isinya sedikit aja bedanya...
http://www.ziddu.com/download/12696221/IC2A_AT_E.png.html (http://www.ziddu.com/download/12696221/IC2A_AT_E.png.html)

Terimakasih Mas. Kita tunggu sama. :)
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 26, 2010, 09:03:53 AM
Saya sudah download IC2A AT link dari yd7lby. Ternyata skema PLL hampir sama. Perbedaannya ada tambahan 2 buah kristal untuk keperluan duplex yaitu X4 dan X5. Namun cara kerja sama persis.
Sedikit berbeda dengan tulisan saya yaitu pada kristal. Pada tulisan saya frekuensi kristal untuk downmix 35 MHz sedangkan di skema frekuensi kristal 35,00125 MHz (X3). Pada prakteknya kristal X3 ini tune pada frekuensi 35,00 MHz.

Untuk cara memodulasi juga sama dengan IC2N yaitu dengan menyuntikkan sinyal audio ke gate Q1 2SK192.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: yd7lby pada November 26, 2010, 09:42:44 AM
tul mas, seingat saya klo IC2N cuma 2 xtalnya...jadi yang dipake cuma simplex-nya aja,,,kan IC2N gak bisa simpdup... ;)
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 26, 2010, 03:11:26 PM
mas pake bahasa yang mudah aja yach biar gampang tak cerna...misalnya saya mau buat pll untuk frek 88 ampe 108 saya pake mc145151 dan prescalernya pake sab6456....nah apa yang harus saya lakukan mas? tengkiu pencerahannya... :-[

Rencananya saya akan meneruskan membahas sistem PLL pada pesawat yang lain seperti Kenwood TM271, Pesawat CB yang menggunakan PLL 02 atau LC 7120.
Karena janji sama Mas Ndroe maka sebelum berlanjut saya akan mengulas PLL dengan menggunakan MC145151 dan prescaler SAB6456.

MC145151 adalah IC PLL yang didalamnya terdapat pembagi N yang dapat diprogram, oscilator dan pembagi 14 bit dan detektor phasa. Sedangkan SAB6456 adalah prescaler dengan pembagi 64 atau 256.

Gambar dibawah ini blok diagram kedua IC tersebut.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 26, 2010, 04:04:13 PM
Spesifikasi IC yang perlu diperhatikan antara lain:
1.   MC145151
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 29, 2010, 11:07:50 AM
Blok diagram PLL dengan menggunakan MC145151 dan prescaler SAB6456 kira-kira seperti gambar dibawah. IC SAB6456 untuk menurunkan frekuensi yang diinputkan ke pembagi 14 bit. Ini dilakukan karena frekuensi masukan maksimum pembagi 14 bit sebesar 25 MHz.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 29, 2010, 11:23:56 AM
Untuk mendisain PLL yang pertama perlu ditetapkan adalah frekuensi yang diinginkan (tentu saja). Disamping itu yang perlu diperhatikan adalah PLL itu akan digunakan untuk apa. Dengan mengetahui penggunaannya maka step frekuensi bisa ditetapkan.
Untuk penggunaan sebagai pemancar broadcating yang range frekuensinya 88
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: ndroe pada November 29, 2010, 11:32:54 AM
weh tengkiu mas n dilanjut...masih mencerna neh...hehehe...maklum...iq rada jongkok.... :-X
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 29, 2010, 03:47:52 PM
(http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?action=dlattach;topic=936.0;attach=819;image)
Cara kerja PLL dengan menggunakan IC MC145151 dan SAB6456 tidak jauh berbeda dengan cara kerja PLL yang dijelaskan sebelumnya seperti yang digunakan dalam pesawat komunikasi. Yang membedakan dengan blok diagram ini adalah penggunaan prescaler (1/64 atau 1/256) untuk menurunkan frekuensi yang dimasukkan kedalam divider counter (1/N). Seperti dijelaskan, divider counter input frekuensinya tidak terlalu tinggi sehingga perlu diturunkan. Nah untuk sistem ini menurunkan frekuensi dengan membaginya terlebih dahulu dengan prescaler.

Namun kesulitan akan muncul yaitu dalam menentukan step frekuensinya. Besar step frekuensi bergantung pada F-ref dan 1/R counter. Dengan menambahkan prescaller maka step frekuensinya akan menjadi kelipatan 64 atau 256 (tergantung konfigurasi prescaler).

Misalkan keluaran 1/R counter  sebesar 10 kHz. Maka dalam keadaan terkunci keluaran 1/N counter juga akan sebesar 10 kHz dan masukan 1/N counter akan sebesar 10xN kHz. Karena masukan 1/N counter merupakan keluaran prescaler (misalnya 1/64) maka masukan prescaler yang juga keluaran VCO akan sebesar 10x64xN kHz atau sebesar 640xN kHz. Maka dengan demikian step frekuensinya sebesar 640 kHz. Karena frekuensi VCO yang diinginkan sebesar 88
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: ndroe pada November 29, 2010, 04:19:35 PM
wehberarti harus gantiprescaler pake mc1207 neh...padahal sama2 divider 64.....oke mas dilanjut...masi ditenggorokan neh blum ke perut....btw tengkiu mas..... 8)
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 29, 2010, 04:41:03 PM
wehberarti harus gantiprescaler pake mc1207 neh...padahal sama2 divider 64.....oke mas dilanjut...masi ditenggorokan neh blum ke perut....btw tengkiu mas..... 8)

Bisa juga tapi IC PLL nya harus diganti yang sesuai. Motorola mensyaratkan menggunakan bersama MB145152-2.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada November 30, 2010, 09:29:07 AM
(http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?action=dlattach;topic=936.0;attach=824;image)
Pada gambar diatas dijelaskan nilai N total sebesar:
Ntotal = 64.N + A
dimana angka 64 ini merupakan nilai pembagi prescaler.
Nilai A dari 0 sampai 63.
Dengan mengubah nilai A maka nilai N total untuk setiap angka N akan berkisar 64 step.
Dengan sistem PLL seperti yang dijelaskan sebelumnya, dan juga pada sistem ini, PLL akan menghasilkan frekuensi:
Fo = (64.N + A) x F-ref
Dengan demikian dengan mengubah nilai A akan didapatkan step frekuensi sebesar F-ref dengan jangkauan 64 step.
Untuk mendapatkan jangkauan frekuensi yang lebar misalkan 88-108 MHz maka yang perlu dirobah tidak hanya nilai A tetapi juga nilai N. Untuk memudahkan hal ini bisa dengan menggunakan rangkaian logika atau mikrokontroler.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada Desember 01, 2010, 10:17:10 AM
Konfigurasi yang lebih sederhana dari PLL MC145152-2 ada digambar bawah ini. X-tal untuk F-ref 10,240 MHz. Dibagi 2048 (konfigurasi RA2, RA1 dan RA0 = 111), hasilnya 5 kHz.
Dengan menggunakan rumus : Fo = (64.N + A) x F-ref maka untuk mendapatkan frekuensi 88-108 MHz nilai N dan A :

Hasilnya : 88,000-108,155 MHz
Semoga ini menjawab kebingungan Mas Ndroe.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: purwanto-amm pada Desember 01, 2010, 11:45:27 AM
Bisa ga  ???  ??? kalo MC145152-2 dikonfigurasi lebih mudah seperti :


Perhitungannya bagai mana ....  ???  ???
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: ndroe pada Desember 01, 2010, 12:37:33 PM
gitu yach...jadi vco di turunkan frekuensinya pake prescaler kemudian untuk menerjemahkan selisih antara fvco  dan f hasil dari prescaler dimasukkan ke mc145152/mc145151 sehingga didapatkan konfigurasi dip switcnya begitu yach mas kira2... :-[
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada Desember 01, 2010, 01:28:15 PM
Bisa ga  ???  ??? kalo MC145152-2 dikonfigurasi lebih mudah seperti :

  • Nilai N : 87-108
  • nilai A : 00-99

Perhitungannya bagai mana ....  ???  ???

N rangenya dari 3-1023 sedang A rangenya dari 0-63.

Untuk hitungannya tetap menggunakan rumus Fo = (64.N + A) x F-ref.
Misalkan N = 100, A = 50 maka Fo= (64 x 100 + 50) x  F-ref atau Fo = 6450 x Fref. Kalau F-ref nya 10 kHz maka Fo = 64,5 MHz.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada Desember 01, 2010, 01:31:50 PM
gitu yach...jadi vco di turunkan frekuensinya pake prescaler kemudian untuk menerjemahkan selisih antara fvco  dan f hasil dari prescaler dimasukkan ke mc145152/mc145151 sehingga didapatkan konfigurasi dip switcnya begitu yach mas kira2... :-[

Betul mas, tapi gak cuma selisih saja, kelipatannya juga. Selisih dikoreksi dengan nilai A sedang kelipatan diatur dengan nilai N. Setelah itu dip switchnya dikonfigurasi sesuai dengan N dan A.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: isurG_ pada Desember 01, 2010, 02:04:14 PM
kalo dah itung2 rumus ... puyeng dah .....  ::) ::) ::) ::)
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada Desember 01, 2010, 02:10:15 PM
kalo dah itung2 rumus ... puyeng dah .....  ::) ::) ::) ::)

Waduh, jangan puyeng mas. Itu rumus sederhana koq.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: purwanto-amm pada Desember 01, 2010, 02:59:28 PM
mas dari kemarin teori terus  :-\  :-\ coba di upload hasil prakteknya biar tambah meyakinkan ... ditunggu yahhh  ???  ???
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada Desember 01, 2010, 03:34:38 PM
mas dari kemarin teori terus  :-\  :-\ coba di upload hasil prakteknya biar tambah meyakinkan ... ditunggu yahhh  ???  ???

Wah maaf Mas Purwanto (hihihi namanya hampir sama ya).
Yang IC terakhir ini belum pernah saya praktekkan. Tapi untuk IC yang lain sudah pernah saya coba dan berhasil baik tapi sudah lama sekali. Namanya sudah jadul ya barangnya sudah kebuang semua. Pada jaman itu belum ada yang namanya scanner atau foto digital jadinya gak kepikir mau di foto.
Berikut PLL yang pernah saya buat dan berhasil baik.
1996 sampai sekarang vakum gak utak-atik PLL lagi. Apalagi mata yang sudah mulai sulit melihat komponen yang kecil. Yang tersisa cuma teori yang alhamdulillah masih bisa kuingat-ingat.
Gitu Mas Pur. Saya cuma berharap semoga apa yang masih kuingat bisa saya share dengan teman-teman disini.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: Machmud pada Desember 01, 2010, 03:41:51 PM
Bisa ga  ???  ??? kalo MC145152-2 dikonfigurasi lebih mudah seperti :

  • Nilai N : 87-108
  • nilai A : 00-99

Perhitungannya bagai mana ....  ???  ???

N rangenya dari 3-1023 sedang A rangenya dari 0-63.

Untuk hitungannya tetap menggunakan rumus Fo = (64.N + A) x F-ref.
Misalkan N = 100, A = 50 maka Fo= (64 x 100 + 50) x  F-ref atau Fo = 6450 x Fref. Kalau F-ref nya 10 kHz maka Fo = 64,5 MHz.

Saya juga dulu menghitung seperti ini tetapi puyeng dan akhirnya menemukan cara menghitung sendiri.
Misal di frekuensi 107.7Mhz dangan pembagi 64 dan step 10khz
Maka 107700/10 = 10770
Binnary 10770 adalah 10101000010010
Tinggal praktikan ke dipswtch langsung
Ingat harus dari belakang ke depan


Coba kita pakai rumus yang diatas
10770 dibagi 64 = 168 dan sisanya 18
Maka switchnya
168 = 10101000
18 =  10010
Maka posisi dipswitchnya adalah
N = 10101000
A =  010010

Hasilnya sama tetapi caranya beda

Silahkan cara mana yang paling mudah



Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: Machmud pada Desember 01, 2010, 03:50:39 PM
mas dari kemarin teori terus  :-\  :-\ coba di upload hasil prakteknya biar tambah meyakinkan ... ditunggu yahhh  ???  ???
He..he.. ini kan yang dibahas teorinya Pak bukan aplikasinya.
Saya sendiri hapal teori ini tetapi susah menulisnya, bagus ada yang bisa menjelaskan satu persatu.
Biar namabah bahasa penulisan dan mengenal istilah-istilah teknik dalam pemancar
sekaligus mencocokan kembali ingatan cara pembuatan pll dgn teori ini.
Kalau yang dibahas ini masuk ke teori saya, yang belum masuk itu tuh yang pakai mixer ( kali 2 dan seterusnya ),
sbb biasa yang saya pakai pakai prescaller (pembagi) bukan mixer ( kali ).
Paling nanti kita tanyakan cara membuat mixer tsb untuk kali 2 dst., sbb saya sendiri belum pernah nyoba teori tsb.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada Desember 01, 2010, 04:03:07 PM
Bisa ga  ???  ??? kalo MC145152-2 dikonfigurasi lebih mudah seperti :

  • Nilai N : 87-108
  • nilai A : 00-99

Perhitungannya bagai mana ....  ???  ???

N rangenya dari 3-1023 sedang A rangenya dari 0-63.

Untuk hitungannya tetap menggunakan rumus Fo = (64.N + A) x F-ref.
Misalkan N = 100, A = 50 maka Fo= (64 x 100 + 50) x  F-ref atau Fo = 6450 x Fref. Kalau F-ref nya 10 kHz maka Fo = 64,5 MHz.

Saya juga dulu menghitung seperti ini tetapi puyeng dan akhirnya menemukan cara menghitung sendiri.
Misal di frekuensi 107.7Mhz dangan pembagi 64 dan step 10khz
Maka 107700/10 = 10770
Binnary 10770 adalah 10101000010010
Tinggal praktikan ke dipswtch langsung
Ingat harus dari belakang ke depan


Coba kita pakai rumus yang diatas
10770 dibagi 64 = 168 dan sisanya 18
Maka switchnya
168 = 10101000
18 =  10010
Maka posisi dipswitchnya adalah
N = 10101000
A =  010010

Hasilnya sama tetapi caranya beda

Silahkan cara mana yang paling mudah

Betul Mas Machmud. Untuk cara yang pertama seakan-akan nilai pembagi 64 dari prescaler seakan-akan diabaikan.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada Desember 02, 2010, 04:08:56 PM
Selanjutnya akan saya coba bahas PLL yang digunakan pada pesawat rig Kenwood TM271.
Sebelum berlanjut ke sistem PLL saya jelaskan dulu sistem penerima pesawat ini.

Sistem penerima TM271 menggunakan dual konversi. Karena range frekuensinya yang sangat lebar (136
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: thpurwanto pada Desember 03, 2010, 09:58:19 AM
(http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?action=dlattach;topic=936.0;attach=844;image)
Pada gambar konfigurasi TM271 terdapat pembagi 2 yang membagi frekuensi keluaran PLL/VCO. Dengan demikian disimpulkan bahwa frekuensi kerja PLL ini dua kali frekuensi nominalnya.
Pada moda transmit 272-349,98 Mhz untuk frekuensi 136-174,99 Mhz.

Pada moda receive tidak ada keterangan pasti. Bisa menggunakan frekuensi 50,4 MHz dibawah atau diatas frekuensi transmitnya. Tetapi kalau melihat rangkaian VCO, komponen resonatornya VCO receive menggunakan C dengan nilai lebih kecil dari pada komponen C VCO transmit. Jadi kemungkinannya frekuensi VCO receive 372,8-450,78 Mhz, kemudian dibagi 2 menjadi 186,4-225,39 MHz menggunakan IC UPB1509GV.

Rangkaian VCO ada pada gambar dibawah.
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: nico pada Januari 27, 2011, 12:10:13 PM
MAS ISUR,..... hallo1                   
AKU MNTA SKEMA PLL YANG PKE IC TC 9122...TC5082,TC5081..and lam knal sblume.....niko wonogiri,,... kalkulasi1 hallo1
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: isurG_ pada Januari 27, 2011, 12:18:41 PM
kalo tak salah da ditampilin KHE ... rajin2 selancar ya ....
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: nico pada Januari 28, 2011, 06:34:23 PM
Ky'e gak bgt jlas ug mas..hehe
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: wirja pada Januari 28, 2011, 07:05:36 PM
makasih articlenya bagus cuma belum paham dikit .............masih  belajar......
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: isurG_ pada Januari 28, 2011, 07:10:24 PM
maaf jadi kurang jelas ... semoga tsnya bisa upload lagi gambarnya ... diakibatkan server down jadi hilang file gambarnya ....
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: nico pada Januari 28, 2011, 07:20:36 PM
okok mas isur,...tak tunggu skemane di upload,......hehehehe...mao praktik buat pll nich>... ide1 ide1
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: isurG_ pada Januari 28, 2011, 07:25:24 PM
bener si seharusnya mengetyahui dasar ... tapi kalo masalah mo bikin pll disini dah banyak ko yang ngebahas silahkan aja coba ... pun rata2 skema2 yang ditampili sudah pada ada yang merefisi jika ada kesalahan2 ... so jangan takut bikin pll ... :D
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: purwanto-amm pada Januari 28, 2011, 07:34:15 PM
PLL TC9122 bikinan pak Machmud

(http://lh4.ggpht.com/_U6DgWGYZA1U/TTUcN8FPLJI/AAAAAAAAAhI/EKKs30NwPg8/s576/pll_tc9122_100k.gif)

ato percobaan sy yg satu ini PLL TC9122 yg sy gunakan untuk penerima disini : http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?topic=702.0

(https://lh4.googleusercontent.com/_U6DgWGYZA1U/TUK2x3hymrI/AAAAAAAAAiw/jvTx_6HELZA/12.jpg)
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: nico pada Januari 28, 2011, 08:32:51 PM
Mas kl0 ic 7ls bwt bufer bsa dganti gak....wngri gag ada je.,hehehe
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: purwanto-amm pada Januari 28, 2011, 08:42:06 PM
Mas kl0 ic 7ls bwt bufer bsa dganti gak....wngri gag ada je.,hehehe

74LSxxx tidak akan sangup menagani frequensi VHF minimal type 74Fxxx ato 74Sxxx
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: nico pada Januari 28, 2011, 08:46:14 PM
Lha nak kya di ht 2n itu bda ya mas,...
.kya'e cuma pke 3ic...
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: isurG_ pada Januari 28, 2011, 10:20:12 PM
ic na mang 3 cuma sebagai pengganti prrescaler (74F112) menggunakan mix plus osc local ...
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: nico pada Januari 29, 2011, 10:38:36 AM
.brati itu d m0dif...0sc nya bsa bwt fm mas?'
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: gimbal pada Oktober 08, 2011, 03:06:33 PM
saya mau bertanya mas, untuk mensimulasikan / membuat rangkaian PLL pake software apa ya mas..?
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: arif pada Agustus 09, 2012, 10:27:15 AM
Saya ulangi cara kerja PLL pada pesawat ICOM IC2N tapi lebih detail. Mudah2an penjelasan saya bisa diterima.

Sistem pemancar ICOM IC2N dimulai dari PLL, RF pre amplifier, driver dan final amplifier. Frekuensi kerja PLL yang digunakan adalah setengah dari frekuensi transmitnya yaitu 70 MHz - 74,995 MHz Tepatnya tidak 70 MHz. Karena keterbatasan TC9122, frekuensi dimulai dari 70,04 MHz). Untuk mendapatkan frekuensi 140 - 149,99 MHz menggunakan doubler atau pengali frekuensi.

Sistem penerima menggunakan sistem dual conversion yaitu 10,695 MHz dan 455 KHz. Untuk mengkonversi frekuensi 140 Mhz s/d 149,99 MHz menjadi 10,695 Mhz dilakukan dengan mencampur (mix) sinyal dengan frekuensi dari PLL (129,035 - 139,025 MHz), sedangkan untuk mengkonversi frekuensi 10,695 MHz menjadi 455 kHz dilakukan dengan mencampur (mix) dengan frekuensi 10,240 MHz yang berasal dari kristal. Sama seperti pada sistem pemancar, frekuensi kerja PLL adalah setengah dari frekuensi yang seharusnya yaitu 64,5575-69,5125 MHz.

Karena perbedaan range frekuensi pada saat transmit dan receive, maka PLL dibuat bekerja pada dua frekuensi yang berbeda.

(http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?action=dlattach;topic=936.0;attach=785;image)

Kembali ke cara kerja PLL IC2N.
F-ref yang digunakan sebesar 5 kHz yang didapat dari kristal 5,12 Mhz dibagi 1024 oleh IC TC5082. 5 kHz ini langsung diinputkan ke detektor fasa (PD) TC5081 (pin 8 ). Pada masukan yang lain (pin 7 ) menerima masukan dari output TC9122 (pembagi N). Keluaran PD (pin 3) masuk ke LPF untuk selanjutnya hasil LPF ini untuk mengontrol VCO. Frekuensi kerja VCO pada moda transmit sekitar 70 Mhz. Keluaran dari VCO ini dicampur di mixer dengan frekuensi lain yaitu 70 MHz yang berasal dari kristal 35 Mhz yang di doubler menjadi 70 MHz. Setelah dari mixer masuk ke LPF untuk mengambil selisihnya untuk selanjutnya dimasukkan ke pembagi N (TC9122).

Dalam keadaan terkunci maka frekuensi keluaran TC9122 (pin 17 ) adalah sebesar 5 kHz. Dimisalkan posisi pembagi N TC9122 berada pada  N=8 (orang sering bilang dial 8 ), maka frekuensi pada masukannya (pin 2) sebesar 5 kHz x 8 = 40 kHz. Karena 40 kHz ini berasal dari hasil pencampuran frekuensi VCO dengan frekuensi kristal  70 MHz (35 Mhz x 2), maka frekuensi VCO sama dengan 70 Mhz + 40 kHz atau sama dengan 70,040 MHz. Setelah melalui doubler (x 2) maka didapat frekuensi 140,8 MHz yang selanjutnya diperkuat oleh pre amp, driver dan final (2SC1947).

Pada moda receive, frekuensi PLL harus disesuaikan untuk mendapatkan IF sebesar 10,695 MHz. Karena PLL bekerja pada setengah frekuensi yang seharusnya maka frekuensi kerja diturunkan sebesar 5,3475 MHz (setengah dari 10,695 MHz). Karena frekuensi yang dicampur dengan VCO berasal dari kristal yang di doubler maka diperlukan kristal dengan frekuensi 35 - (5,3475/2 ) atau kristal dengan frekuensi 32,32625 MHz.
masih membingungkan kalkulasi1 ::) ::) nunggu1
Judul: Re:Cara Kerja PLL
Ditulis oleh: mimin pada Mei 03, 2013, 09:18:59 AM
Saya ulangi cara kerja PLL pada pesawat ICOM IC2N tapi lebih detail. Mudah2an penjelasan saya bisa diterima.

Sistem pemancar ICOM IC2N dimulai dari PLL, RF pre amplifier, driver dan final amplifier. Frekuensi kerja PLL yang digunakan adalah setengah dari frekuensi transmitnya yaitu 70 MHz - 74,995 MHz Tepatnya tidak 70 MHz. Karena keterbatasan TC9122, frekuensi dimulai dari 70,04 MHz). Untuk mendapatkan frekuensi 140 - 149,99 MHz menggunakan doubler atau pengali frekuensi.

Sistem penerima menggunakan sistem dual conversion yaitu 10,695 MHz dan 455 KHz. Untuk mengkonversi frekuensi 140 Mhz s/d 149,99 MHz menjadi 10,695 Mhz dilakukan dengan mencampur (mix) sinyal dengan frekuensi dari PLL (129,035 - 139,025 MHz), sedangkan untuk mengkonversi frekuensi 10,695 MHz menjadi 455 kHz dilakukan dengan mencampur (mix) dengan frekuensi 10,240 MHz yang berasal dari kristal. Sama seperti pada sistem pemancar, frekuensi kerja PLL adalah setengah dari frekuensi yang seharusnya yaitu 64,5575-69,5125 MHz.

Karena perbedaan range frekuensi pada saat transmit dan receive, maka PLL dibuat bekerja pada dua frekuensi yang berbeda.

(http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?action=dlattach;topic=936.0;attach=785;image)

Kembali ke cara kerja PLL IC2N.
F-ref yang digunakan sebesar 5 kHz yang didapat dari kristal 5,12 Mhz dibagi 1024 oleh IC TC5082. 5 kHz ini langsung diinputkan ke detektor fasa (PD) TC5081 (pin 8 ). Pada masukan yang lain (pin 7 ) menerima masukan dari output TC9122 (pembagi N). Keluaran PD (pin 3) masuk ke LPF untuk selanjutnya hasil LPF ini untuk mengontrol VCO. Frekuensi kerja VCO pada moda transmit sekitar 70 Mhz. Keluaran dari VCO ini dicampur di mixer dengan frekuensi lain yaitu 70 MHz yang berasal dari kristal 35 Mhz yang di doubler menjadi 70 MHz. Setelah dari mixer masuk ke LPF untuk mengambil selisihnya untuk selanjutnya dimasukkan ke pembagi N (TC9122).

Dalam keadaan terkunci maka frekuensi keluaran TC9122 (pin 17 ) adalah sebesar 5 kHz. Dimisalkan posisi pembagi N TC9122 berada pada  N=8 (orang sering bilang dial 8 ), maka frekuensi pada masukannya (pin 2) sebesar 5 kHz x 8 = 40 kHz. Karena 40 kHz ini berasal dari hasil pencampuran frekuensi VCO dengan frekuensi kristal  70 MHz (35 Mhz x 2), maka frekuensi VCO sama dengan 70 Mhz + 40 kHz atau sama dengan 70,040 MHz. Setelah melalui doubler (x 2) maka didapat frekuensi 140,8 MHz yang selanjutnya diperkuat oleh pre amp, driver dan final (2SC1947).

Pada moda receive, frekuensi PLL harus disesuaikan untuk mendapatkan IF sebesar 10,695 MHz. Karena PLL bekerja pada setengah frekuensi yang seharusnya maka frekuensi kerja diturunkan sebesar 5,3475 MHz (setengah dari 10,695 MHz). Karena frekuensi yang dicampur dengan VCO berasal dari kristal yang di doubler maka diperlukan kristal dengan frekuensi 35 - (5,3475/2 ) atau kristal dengan frekuensi 32,32625 MHz.

gambarnya kok nggak keluar ya. tolong para master kasih tahu sofware apa yg beom ada di komputerku