KOMUNITAS HOBBIYST ELEKTRONIKA - KHE
Diskusi Elektronika => Kategori Power Supply (PSU) => Power Supply Unit (PSU untuk Amplifier) => Topik dimulai oleh: aan pada November 21, 2010, 09:20:05 PM
-
kayaknya belum ada yang bahas, yang udah make dishare dong ;D
-
yang gimana ya? cari1
-
kayaknya belum ada yang bahas, yang udah make dishare dong ;D
saya pernah pake toroid macam gini, diameternya kira2 3cm, tebelnya 0.3cm
saya pake yg inti ferit, karena di pasaran ada yg inti ferit dan ada yg inti besi.
dulu seh ngetesnya digergaji pake gergaji besi,
kalau yg ferit lebih alot, yg besi gampang digergaji.
waktu itu pake buat bikin trafo untuk inject sinyal sinus 120kHz ke jala2 PLN 220volt.
itu dulu aja ceritanya.
-
yg belum pernah liat ini seperti ini :
(http://www.onlinetoolreviews.com/reviews/tortech/tortechtransformer2.jpg)
-
di plaza bandung toko "POWER" jual yang begituan
cari1 cari1 cari1 cari1 cari1
-
bra duit tuh bro
-
Trafo toroid , untuk daya yang sama bentuknya lebih kecil sehingga tidak makan tempat. Kebocoran flux nya lebih kecil sehingga tidak mengganggu rangkaian disekitarnya. Cuma arus start nya lebih besar.
-
sundul" cari1 cari1
-
travo troroid seperti ini saya perna modifikasi toroid stabiliser dililit tambah dengan kawat email 2mm sapai dapat tegangan 18 volt.... lumayan suplay c1946
-
travo troroid seperti ini saya perna modifikasi toroid stabiliser dililit tambah dengan kawat email 2mm sapai dapat tegangan 18 volt.... lumayan suplay c1946
bekas stabiliser berapa va? ganti lilitan semua atau memanfaatkan lilitan yang lama sebagai lilitan primer??
-
Mas Aan.... kalau untuk suplay 1946 pakai yang 1000 VA juga boleh... toroid stabiliser lilitan primernya jangan di cabut. lilitan primernya tepat dipakai, lilitan sekundernya dililit baru hingga capai tegangan 18 volt
-
Mas Aan .... jangan lupa sebelum dililit dengan kawat email, trafo toroid keseluruhan di solasi dengan solasi kertas yang biasa dipakai untuk diko mobil... mohon para master kalau masi kurang ditambahkan