KOMUNITAS HOBBIYST ELEKTRONIKA - KHE
Diskusi Elektronika => Pemancar (Transmitter) => Kategori Radio => Enkoder Stereo (MPX) => Topik dimulai oleh: new_bie pada Juni 27, 2010, 02:45:38 PM
-
stereo encoder sederhana ini menggunakan 2 buah jenis IC yaitu cd4066,cd4047 dan satu buah transistor bc547 sebagai penguat
(http://img257.imageshack.us/img257/4258/stereoencodercircuit.gif)
Untuk mengatur frekuensi putar R13 (trimpot) sampai pada IC2 pin 10 atau 19kHz stereo menyala di penerima radio stereo anda. Dari R10 menyesuaikan nada sinyal pilot dan dari R7 mengatur tingkat suara. Gunakan metallic resistors and 100nF ceramic capacitor agar menghasilkan silkan noise stereo yang rendah. Gunakan 100nF metalik resistor dan kapasitor keramik untuk sinyal stereo noise rendah.
Jika sumber audio Anda memiliki tegangan dc output audio menghubungkan 2 x 0.47uF kapasitor pada encoder stereo input. Anda dapat menggunakan T1 yang lebih baik seperti BC549C jika temen2 ingin amplifikasi suara yang lebih tinggi.
Jika Anda menginginkan yang terbaik dari encoder stereo MPX ini menggunakan metalik resistor, kapasitor keramik, terlindung kabel audio untuk MPX input dan output yang baik dan stabil, power supply 5V harus distabilkan.
komponen rangkaian:
R1 = R2 = 68K R1 = R2 = 68K
R3 = R4 = 270K R3 = R4 = 270K
R5 = 22K R5 = 22K
R6 = 2.2K R6 = 2.2k
R7 = 50K R7 = 50K
R8 = R12 = R14 = 10K R8 = R12 = R14 = 10K
R9 = 12K R9 = 12K
R10 = 10K variable R10 = 10K variabel
R11 = 47K R11 = 47k
R13 = 50K variable R13 = 50K variabel
C1 = C2 = C7 = C8 = 1nF C1 = C2 = C7 = C8 = 1nF
C3 = C4 = C5 = C9 = C10 = C12 = 100nF ceramic C3 = C4 = C5 = C9 = C10 = C12 = 100nF keramik
C6 = 10uF C6 = 10uF
C11 = 620pF C11 = 620pF
IC1 = MMC4066E IC1 = MMC4066E
IC2 = MMC4047 IC2 = MMC4047
T1 = BC547B, BC549C T1 = BC547B, BC549C
diambil dari http://adibskemas.blogspot.com/2009/11/stereo-encoder-sederhana-ini.html (http://adibskemas.blogspot.com/2009/11/stereo-encoder-sederhana-ini.html)
yang ini gemana mohon para ahli mengulasnya... apa kelebihan dan kekurangannya?
soalnya saya kesulitan nyari kristal... jadi cari alternatif encoder tanpa kristal
-
kalo pengen bagus Stereo encoder tampa cristal bisa liat disini (http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?topic=470.0)
-
Klo RDS enconder udah ada yg coba bikin belum?
-
RDS enconder pake kristal juga ?
-
ya kalo pengen bagus ya pake cristal, minimal cristal 38Khz harganya cuman 3rb
-
Menganalisa tetapi belum mencobanya ( hasil percobaan tak akan jauh dari analisa he..he..)
- Signyal stereo bisa mati-hidup sbb pembangkit 19khz tidak memakai kristall
- Tidak dijamin signyal stereo hidup tetapi audio tidak misah dan cenderung audio tak berpisah hal ini terlihat dari rangkain 38khz yang masuk ke ic 4066 hanya ada 1 jalur saja yang seharusnya 2 jalur
- Bagian depan tidak dilengkapi audio pre-empasis yang akan mengganggu signyal stereo
- Rangkaian ini cocok untuk menyalakan lampu indikator stereo tanpa memperhatikan kualitas audio dan separasi stereo
Yang lainnya bisa menambahkan.
Kesimpulan akhir, rangkaian ini terlalu sederhana dan mungkin cocok untuk tahun 70 atau 80an dan tak cocok
untuk tahun 2010 dimana kristall dan ic sudah banyak beredar dipasaran dengan harga 3rb saja
-
saya setuju sama pak machmud....neh stereo coder cuma cocok buat nyalain sinyal stereo doank tapi audionya ndak misah....kalau kesulitan cari kristal 38Khz, 4.864Mhz atau 76Mhz pake kristal 455Khz aja banyak di jual atau boleh ngembat dari remot TV, remot Vcd..dll... ;D
-
setuju dengan pak machmud,
-
saya setuju sama pak machmud....neh stereo coder cuma cocok buat nyalain sinyal stereo doank tapi audionya ndak misah....kalau kesulitan cari kristal 38Khz, 4.864Mhz atau 76Mhz pake kristal 455Khz aja banyak di jual atau boleh ngembat dari remot TV, remot Vcd..dll... ;D
yg 455Khz ato 456Khz banyak yg jual, ato biasanya ada di radio penerima bagian IF nya AM
-
mau upload skema stereo coder 455khz tapi ndak bisa neh. gagal mlulu..pak/bu moderator gimana neh
-
mau upload skema stereo coder 455khz tapi ndak bisa neh. gagal mlulu..pak/bu moderator gimana neh
Pake attacmen/lampiran ato diupload picasaweb.google.com nanti di link..
-
suwun cak pur. tak coba dulu... ;D
-
mau upload skema stereo coder 455khz tapi ndak bisa neh. gagal mlulu..pak/bu moderator gimana neh
Foto na di upload ke FB jg bisa..... nanti fotonya disisipkan ke sini... ( Di Link )...
-
udah di upload mas sinur...... 8)
-
Rekan2
pendapat saya mengenai rangkaian berikut adalah sbb:
1. prinsip rangkaian ini adalah
-. oscillator 38 KHz dan 19 KHz di sekitar IC CD4047 (dengan RC oscillator)
-. clock 38 KHz di umpankan utk melakukan saklar selector audio channel L/R pada IC 1 CD4066 (electronic switch)
-. clock 19 KHz di campurkan dengan isyarat pada akhir rangkaian melalui C8 dan R12 sebagai pilot tone
-. IC CD4066 memiliki 4 electronic switch dimana dua diantaranya di pakai sebagai selektor L-R isyarat audio (pin 1-2)
dan pin (3-4)
-. dua switch yg lain di gunakan sebagai penjungkir (inverter) agar 1/2 bagian dari clock 38 KHz menyalakan
switch electronic berlawanan dengan mensaklar resistor pull up R5 sebagai control gate electronic switch
2. analisa saya
-. rangkaian ini bisa memisahkan channel L - R
-. rangkaian ini bisa menyalakan pilot tone
-. glitch dari electronic switch bisa saja mengganggu kualitas audio
3. saran pengembangan / alternatif
-. utk sumber clock bisa di gantikan crystall 38 KHz
-. electronic switch bisa dilakukan dgn muting bergantian pada ref clock
Salam
Dian Kurniawan
-
misah gimana mas dian coba liat skema lagi, sinyal 38Khz yang masuk ke ic 4066 cuma satu....sedangkan untuk pada stereo coder umumnya dibutuhkan sinyal +38 Khz dan -38khz...jadi kesimpulan saya stereo coder ini cuma menyalakan pilot stereo tapi untuk suaranya ndak misah... ;D
-
misah gimana mas dian coba liat skema lagi, sinyal 38Khz yang masuk ke ic 4066 cuma satu....sedangkan untuk pada stereo coder umumnya dibutuhkan sinyal +38 Khz dan -38khz...jadi kesimpulan saya stereo coder ini cuma menyalakan pilot stereo tapi untuk suaranya ndak misah... ;D
Nah itulah... bila baca rangkaian tak akan misah sbb 38Khznya cuma satu, barangkali saja prakteknya bisa misah ha..ha..
-
monitor terus....
sdh ada yang coba?
tadi mau beli IC nya di toko gak ada..... :'( susahnya hidup dikota kecil....
jd pesimis eksperimen bikin encoder
-
monitor terus....
sdh ada yang coba?
tadi mau beli IC nya di toko gak ada..... :'( susahnya hidup dikota kecil....
jd pesimis eksperimen bikin encoder
pake yg menggunakan dioda kaya yg disini (http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?topic=581.0)
-
bisa misah tapi output dari ic 4047 (38 Khz) di cabang yang satu langsung masuk ke ic 4066 sedangkan yang satu lagi di beri inverter (pembalik) sebelum di masukkan ke ic 4066. tujuan di beri inverter untuk di dapatkan -38 Khz.
-
Kenapa tdk ada yg coba bikin stereo enconder versi pemancar build up yg bnyk dipake radio2 komersial?
Emang ga bisa ditiru ya?
-
apasih yang ndak bisa di tiru di indonesia spare part pesawat f16 aja bisa ditiru, bisa aja kang tapi karena ketersediaan komponen yang ada di indonesia juga karena keterbatasan dana kang..wekekekek... ;D
-
coba buka datasheet nya dan baca baik2 ya :)
-
datasheep mana neh ? 4047, 4066 atau yang mana mas dian????
-
Terkadang yang kita munculkan yang agak nyeleneh, kenapa tidak dengan kemajuan jaman
dimanfaatkan teknologi tsb untuk kemajuan teknologi juga.
Selagi ada kristal yang bisa dibagi dan mengeluarkan 76KHz kenapa pusing-pusing bikin yang lain?
Ada kristal 4.864MHz, ada ceramic filter 456Khz, atau bila perlu buat juga rangkaian oscilator R+C
yang di frekuensinya bila dibagi sekian hasilnya 76KHz maka rangkaian selanjutnya tentu akan mempermudah meniru kepada
rangkaian umum yang banyak digunakan. Ini baru mengupas stereo dengan pakai ic 4066.
Bila kita lihat lagi stereo yang 8x atau 16x bukan 38Khz saja yang diperlukan ada 76Khz, 152kHz
dan seterusnya hingga biasa dibuat setereo 8x, 12x, 14x, 16x, 32x dll.
He..he... masih membicarakan stereo terendah saja kok repot dengan baru 1 output 38Khz saja.
Apalagi harus 8x 16x dst?
-
setuju pak macmud ngeliat stereo coder double sampling aja dah binggung.
pengalaman saya mas dian, pernah saya nyoba waktu itu njiplak punya spi tapi kristal saya ganti 38 Khz ic saya pake 4011, 4013, 4066 da 741 sebanyak 8 buah.....setelah jadi saya tes kok audio ndak misah??? selidik punya selidik ternyata keluaran dari 4011 itu sefasa walau saya keluarin 2 output menuju 4066, setelah saya tambah gerband nand pada salah satu output 4011 tersebut baru suaranya misah
-
ok deh kalau masih penasaran
ok deh kalau masih pada penasaran,
* perhatikan pin 5&6 IC1 y di hubungkan dengan Ouput 38KHz dari IC2,
* pin 5 adalah control pin electronic switch utk pin 3&4 sedankan pin 6 adalah control pin electronic switch 9&6
* sinyal 38 KHz terdiri dari logika 1 dan 0,
pada saat logika 1 kita lihat yang terjadi
-> electronic switch gate (pin5) menyala, menghubungkan pin 3&4 maka sinyal R masuk ke basis TR1
-> electronic swithc gate (pin6) menghubungkan pin 9&8, hal ini menyebabkan pull up pada pin13 berada pada logika 0
(terhubung dgn ground melalui pin 9&8)
sehingga electronic swith 1&2 tidak terhubung, pada state ini hanya sinyal audio R yang masuk ke TR1
pada saat logika 0 yang terjadi adalah
-> elektronic switch gate (pin5) tidak menyala, memutus pin 3&4 sinyal R tidak masuk ke basis TR1
-> electronic swithc gate (pin6) memutus pin 9&8, hal ini menyebabkan pull up pada pin13 berada pada logika 1
sehingga electronic swith 1&2 terhubung, pada state ini hanya sinyal audio L yang masuk ke TR1
* trik dari rangkaian ini adalah menggunakan electronic switch yg tidak terpakai digunakan sebagi inverter dgn menggunakan
resistor pull up (R5) yang pada paruh waktu terhubung ke VCC atau ground,
sehingga di peroleh +38KHz dan -38KHz
kalau masih belum yakin juga coba rubah rankaian menjadi gate2 terpisah..
-
mas dian proses pemisahan itu terjadi bersamaan sehingga jika ada tenggang seperti teori mas (logika 0 dan 1) maka suara pada radio akan terdengar kana hidup kiri mati trus kanan mati kiri hidup...ya nadak gitu mas...pada ic 4066 sinyal audio di campur antara sinyal audio kanan dan kiri juga +38 khz dan -38khz (R + +38khz n L + -38khz aau sebaliknya) dan dikeluarkan secara bersamaan ndak misah misah sehingga dihasilkan sinyal sinus penuh (puncak atas dan bawah) yang sama. kalau menurut skema diatas suara kanan dan kiri cuma dicampur sama +38Khz aja...so ndak misah gitu lho...monggo dicoba di buat kalau ndak percaya..
-
pin 5 dan 6 ter konek jadi kalau pin 5 logika 0 maka pin 6 juga logikanya 0, pun begitu sebalikya jika logika 1. jadi ndak ada pin 5 logika 1 pin 6 ligika 0 dari mana dapetnya mas dian...coba di cek lagi gambarnya...sumonngo.
r pull up pada pin 9 dan 13 itu berfungsi untuk membuat logika pada gerbang itu tetap 1 ndak bisa 0..jadi pin 9 dan 13 selamanya logikanya tetap 1 ndak bakal 0
-
Terkadang yang kita munculkan yang agak nyeleneh, kenapa tidak dengan kemajuan jaman
dimanfaatkan teknologi tsb untuk kemajuan teknologi juga.
Selagi ada kristal yang bisa dibagi dan mengeluarkan 76KHz kenapa pusing-pusing bikin yang lain?
Ada kristal 4.864MHz, ada ceramic filter 456Khz, atau bila perlu buat juga rangkaian oscilator R+C
yang di frekuensinya bila dibagi sekian hasilnya 76KHz maka rangkaian selanjutnya tentu akan mempermudah meniru kepada
rangkaian umum yang banyak digunakan. Ini baru mengupas stereo dengan pakai ic 4066.
Bila kita lihat lagi stereo yang 8x atau 16x bukan 38Khz saja yang diperlukan ada 76Khz, 152kHz
dan seterusnya hingga biasa dibuat setereo 8x, 12x, 14x, 16x, 32x dll.
He..he... masih membicarakan stereo terendah saja kok repot dengan baru 1 output 38Khz saja.
Apalagi harus 8x 16x dst?
sy setuju sm pa Machmud dia lebih Pengalaman dalam hal praktek, mungkin dah bosen liat rangkaian sederhana....
ok deh kalau masih penasaran
ok deh kalau masih pada penasaran,
* perhatikan pin 5&6 IC1 y di hubungkan dengan Ouput 38KHz dari IC2,
* pin 5 adalah control pin electronic switch utk pin 3&4 sedankan pin 6 adalah control pin electronic switch 9&6
* sinyal 38 KHz terdiri dari logika 1 dan 0,
pada saat logika 1 kita lihat yang terjadi
-> electronic switch gate (pin5) menyala, menghubungkan pin 3&4 maka sinyal R masuk ke basis TR1
-> electronic swithc gate (pin6) menghubungkan pin 9&8, hal ini menyebabkan pull up pada pin13 berada pada logika 0
(terhubung dgn ground melalui pin 9&8)
sehingga electronic swith 1&2 tidak terhubung, pada state ini hanya sinyal audio R yang masuk ke TR1
pada saat logika 0 yang terjadi adalah
-> elektronic switch gate (pin5) tidak menyala, memutus pin 3&4 sinyal R tidak masuk ke basis TR1
-> electronic swithc gate (pin6) memutus pin 9&8, hal ini menyebabkan pull up pada pin13 berada pada logika 1
sehingga electronic swith 1&2 terhubung, pada state ini hanya sinyal audio L yang masuk ke TR1
* trik dari rangkaian ini adalah menggunakan electronic switch yg tidak terpakai digunakan sebagi inverter dgn menggunakan
resistor pull up (R5) yang pada paruh waktu terhubung ke VCC atau ground,
sehingga di peroleh +38KHz dan -38KHz
kalau masih belum yakin juga coba rubah rankaian menjadi gate2 terpisah..
analisis yg bagus tp alangkah baiknya ada hasil praktek seperti photo bentuk sinyal dari osciloscop dll itu akan lebih mendukung soal
wes kabeh bagus-bagus lah . . . . . . . . . . . ..........
-
wah itu dia cakpur osciloscope itu yang susah...muahal...jadi pake analisis melalui rangkaian aja cak...kalau waktu kuliah bisa nunut di lab .....kalau skarang....kere
-
pin 5 dan 6 ter konek jadi kalau pin 5 logika 0 maka pin 6 juga logikanya 0, pun begitu sebalikya jika logika 1. jadi ndak ada pin 5 logika 1 pin 6 ligika 0 dari mana dapetnya mas dian...coba di cek lagi gambarnya...sumonngo.
r pull up pada pin 9 dan 13 itu berfungsi untuk membuat logika pada gerbang itu tetap 1 ndak bisa 0..jadi pin 9 dan 13 selamanya logikanya tetap 1 ndak bakal 0
coba lihat datasheet 4066 lagi deh..
pin 13 adalah control gate C pada 4066 pin ini di pull up, dgn R5, lalu di hubungkan juga ke pin 9, yg mana pin 9 adalah switch C, pada paruh logika 1 dari 38KHz, maka pin 9 ini terhubung ke pin 8 yg di hubungkan ke ground (0), otomatis pull up ini akan terbebani ke ground.. sehingga pada pin 13 berlogika 0 maka switch A menutup , pada paruh logika 0 berlaku sebaliknya..
sebentar ya saya gambarkan bila di buat skema dgn gate terpisah..
-
wah itu dia cakpur osciloscope itu yang susah...muahal...jadi pake analisis melalui rangkaian aja cak...kalau waktu kuliah bisa nunut di lab .....kalau skarang....kere
rekan2 coba lihat di ebay, belum lama saya beli Oscilloscope 20MHz second hand dari singapore cukup murah sekitar 1.7 jt merk Tektronik dengan kondisi bagus
(http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs004.snc3/11155_176792987948_700902948_2946127_2284021_n.jpg)
-
pin 5 dan 6 ter konek jadi kalau pin 5 logika 0 maka pin 6 juga logikanya 0, pun begitu sebalikya jika logika 1. jadi ndak ada pin 5 logika 1 pin 6 ligika 0 dari mana dapetnya mas dian...coba di cek lagi gambarnya...sumonngo.
r pull up pada pin 9 dan 13 itu berfungsi untuk membuat logika pada gerbang itu tetap 1 ndak bisa 0..jadi pin 9 dan 13 selamanya logikanya tetap 1 ndak bakal 0
coba lihat datasheet 4066 lagi deh..
pin 13 adalah control gate C pada 4066 pin ini di pull up, dgn R5, lalu di hubungkan juga ke pin 9, yg mana pin 9 adalah switch C, pada paruh logika 1 dari 38KHz, maka pin 9 ini terhubung ke pin 8 yg di hubungkan ke ground (0), otomatis pull up ini akan terbebani ke ground.. sehingga pada pin 13 berlogika 0 maka switch A menutup , pada paruh logika 0 berlaku sebaliknya..
sebentar ya saya gambarkan bila di buat skema dgn gate terpisah..
trus hubungannya dengan suaranya agar misah gimana mas dian, gimana untuk menghasilkan -38 khznya
-
wah itu dia cakpur osciloscope itu yang susah...muahal...jadi pake analisis melalui rangkaian aja cak...kalau waktu kuliah bisa nunut di lab .....kalau skarang....kere
rekan2 coba lihat di ebay, belum lama saya beli Oscilloscope 20MHz second hand dari singapore cukup murah sekitar 1.7 jt merk Tektronik dengan kondisi bagus
tuhkan yang 20Mhz aja 1,7t gimana yang yampe 100Mhz, cekak kantong..mending buat beli beras mas kalau saya....
-
pin 5 dan 6 ter konek jadi kalau pin 5 logika 0 maka pin 6 juga logikanya 0, pun begitu sebalikya jika logika 1. jadi ndak ada pin 5 logika 1 pin 6 ligika 0 dari mana dapetnya mas dian...coba di cek lagi gambarnya...sumonngo.
r pull up pada pin 9 dan 13 itu berfungsi untuk membuat logika pada gerbang itu tetap 1 ndak bisa 0..jadi pin 9 dan 13 selamanya logikanya tetap 1 ndak bakal 0
coba lihat datasheet 4066 lagi deh..
pin 13 adalah control gate C pada 4066 pin ini di pull up, dgn R5, lalu di hubungkan juga ke pin 9, yg mana pin 9 adalah switch C, pada paruh logika 1 dari 38KHz, maka pin 9 ini terhubung ke pin 8 yg di hubungkan ke ground (0), otomatis pull up ini akan terbebani ke ground.. sehingga pada pin 13 berlogika 0 maka switch A menutup , pada paruh logika 0 berlaku sebaliknya..
sebentar ya saya gambarkan bila di buat skema dgn gate terpisah..
trus hubungannya dengan suaranya agar misah gimana mas dian, gimana untuk menghasilkan -38 khznya
ok coba baca2 link berikut mudah2an bisa jelas
http://www.cappels.org/dproj/FM_MPX_STEREO/SIMPLE%20FM%20STEREO%20MULTIPLEX%20ENOCDER%20CIRCUIT.html
-
wah itu dia cakpur osciloscope itu yang susah...muahal...jadi pake analisis melalui rangkaian aja cak...kalau waktu kuliah bisa nunut di lab .....kalau skarang....kere
rekan2 coba lihat di ebay, belum lama saya beli Oscilloscope 20MHz second hand dari singapore cukup murah sekitar 1.7 jt merk Tektronik dengan kondisi bagus
tuhkan yang 20Mhz aja 1,7t gimana yang yampe 100Mhz, cekak kantong..mending buat beli beras mas kalau saya....
tentu tidak linear harganya, tergantung kebutuhan saja.. elektronika bila di seriusin bisa menhasilkan lebih dari harga oscilloscope mas :)
-
trus dapetin L-R nya skema di atas dari mana mas ... kalau memang prinsipnya dari link yang anda sebutkan.
-
nih yg simpel tapi rangkaiannya umum
(http://3.bp.blogspot.com/_noz8x6lNwLk/SDekYdIMdVI/AAAAAAAABXQ/AYcCHRbzMiI/s320/STcoder4066.gif)
sok
yg jago analisis, dianalisis
yg jago praktek, diperaktekkan
yg jago modifikasi, dimodifikasi
-
kalau skema dari cak pur insya'allah mbagi tuh karena ada +38khz dan -38Khz yang keluar dari ic 4027 sedangkan separuh dari ic 4027 selanjutnya buat menghasilkan 19 Khz
-
oya satu lagi nih
Teori setereo encoder tuh ada 2.
1 dengan balancemodulator,
-rangkaiannya sangat sulit dibuat
-dibutuhkan sinyal L+R dan L-R
-sinyal L-R dimasukan ke balanceModulator dengan frequency 38Khz
-seluruh sinyal diagabung, (L+R) + (L-R termodulasi 38Khz) + pilot 19Khz
2 dengan MPX
-rangkaian sangat mudah dibuat
-untuk mengantikan balancemodulator sinyal L dan R dimasukan ke divisi pemotong dengan frequency 38Khz
-sinyal hasil hasil pemotongan dan pilot19Khz digabung
mengkin yg lebih pengalamn bisa menambahkan
-
mungkin juga cak pur..pernah liat seh yang pake balance modulator. pake ic mc1496 sebagai balance modulatornya tapi blum pernah buat.
-
mungkin juga cak pur..pernah liat seh yang pake balance modulator. pake ic mc1496 sebagai balance modulatornya tapi blum pernah buat.
bukan mungkin emang teorinya gutu...... dah mutlak.....
-
oya satu lagi nih
Teori setereo encoder tuh ada 2.
1 dengan balancemodulator,
-rangkaiannya sangat sulit dibuat
-dibutuhkan sinyal L+R dan L-R
-sinyal L-R dimasukan ke balanceModulator dengan frequency 38Khz
-seluruh sinyal diagabung, (L+R) + (L-R termodulasi 38Khz) + pilot 19Khz
2 dengan MPX
-rangkaian sangat mudah dibuat
-untuk mengantikan balancemodulator sinyal L dan R dimasukan ke divisi pemotong dengan frequency 38Khz
-sinyal hasil hasil pemotongan dan pilot19Khz digabung
mengkin yg lebih pengalamn bisa menambahkan
nah sudah ada yg menjelaskan, encoder dng 4066 ini pakai methode mpx, di link yang saya berikan itu bagian simpler approach, rangkaian yg di berikan mas purwanto bekerja dengan prinsip yang sama dengan rangkaian dari mas new_bie,
hanya saja utk menghasilkan 2 clock 38KHz utk mentrigger switch menggunakan cara yg berbeda... judulnya kan simpler...
skema mas purwanto menggunakan J-K Flipflop dgn dua ouput saling invert(Q dan Q bar) dari sumber utama clock, dan satu lagi flip flip utk membagi 2 frekwensi 38KHz menjadi 19KHz..
dalam hal ini ke dua rangkaian dapat bekerja, tapi tentu tidak dalam kualitas yg sama.. :)
salam
Dian Kurniawan
-
trus dapetin L-R nya skema di atas dari mana mas ... kalau memang prinsipnya dari link yang anda sebutkan.
kalau mau tau teknik mpx secara matematis nya bisa buka link berikut
http://web.archive.org/web/20060214011755/http://transmitters.tripod.com/stereo.htm
-
piss cak pur maaf kalau ane ndak tau...tidak mendalami stereo coder seh! cuma hobi mbuat aja...buat koleksi
tambah mumet mbaca basa keju.....
-
piss cak pur maaf kalau ane ndak tau...tidak mendalami stereo coder seh! cuma hobi mbuat aja...buat koleksi
tambah mumet mbaca basa keju.....
nah sekarang dah taukan.....
nih contoh nya yg pake balancemodulator.... ..... ... liat rangkainnya aja susah...
(http://www.3-mtr.info/shareware/StereoCoder%20-%20Elektuur/elek_sch.gif)
-
(http://www.buahdua.com/data/katruud3.gif)
-
mau upload skema stereo coder 455khz tapi ndak bisa neh. gagal mlulu..pak/bu moderator gimana neh
sd 10x baru berhasil uploadnya
-
(http://www.buahdua.com/data/katruud3.gif)
pa Machmud itu yg stereo encodernya pake 38Khz 76Khz 152Khz bisa diliatain ga rangkaiannya full nya
-
Stereo encoder katruud yang 8x
-
ini sekarang yang lagi seru2 nya dibagian mana sih ? dibagian 38 khz na ato dimana nya ... terlambat mengikuti lagi maen2 linux he ...... yg jelas bisa aja tu pake 38khz 1 bisa pake 2 he... tapi kalo dua ya Q inpres
-
trus dapetin L-R nya skema di atas dari mana mas ... kalau memang prinsipnya dari link yang anda sebutkan.
kalau mau tau teknik mpx secara matematis nya bisa buka link berikut
http://web.archive.org/web/20060214011755/http://transmitters.tripod.com/stereo.htm
ini abagus untuk dalami mpx ...
apakah hal ini yang jadi masalah ?????
(http://www.irational.org/sic/radio/stereo.gif)
(http://www.xtronic.org/images/stereo4.gif)
-
monitor terus...
thanks jadi tambah pengetahuannya
.... tapi ya malah tambah mumet..... :-X :'(
gak nyampe ilmunya...... ;D
-
monitor terus...
thanks jadi tambah pengetahuannya
.... tapi ya malah tambah mumet..... :-X :'(
gak nyampe ilmunya...... ;D
Nggak nyampe ilmunya tak apa2 yang penting pernah dengar saja
-
monitor terus...
thanks jadi tambah pengetahuannya
.... tapi ya malah tambah mumet..... :-X :'(
gak nyampe ilmunya...... ;D
yah kalo lagi belajar pertamanya juga mumet (http://www.laymark.com/i/m/m097.gif) . . . . . .
-
monitor terus...
thanks jadi tambah pengetahuannya
.... tapi ya malah tambah mumet..... :-X :'(
gak nyampe ilmunya...... ;D
yah kalo lagi belajar pertamanya juga mumet (http://www.laymark.com/i/m/m097.gif) . . . . . .
Yach....ketinggalan jauh..... :-[, temen-2 pelan- pelan dong review nya......ha....ha......
( PUSING MODE : ON )
-
dari segi kualitas suara bagus yang mana neh? pake yang balace modulator atau yang mpx?
soale blum pernah buat yang pake balace odulator? mohon pencerahannya? :-[
-
dari segi kualitas suara bagus yang mana neh? pake yang balace modulator atau yang mpx?
soale blum pernah buat yang pake balace odulator? mohon pencerahannya? :-[
tergantung juga sih...
contoh pada sistem yg menggunakan balancemodulator tidak ada yg namanya pemotongan sinyal L dan R sehingga distorsi dari saklar elektronik seperti 4066 hilang, tidak perlu banyak sampling 2X 4x 8X 16X karena sudah pasti hasilnya sinus ..... tapi rangkaian yg dibuat sangat sulit dibandingkan yg mengunakan saklar elektronik sejenis 4066
-
mas pur neh sepertinya dah medok banget soal mpx...mbok ya di upload stereo coder buatan mas pur yang ciamik.. :D
-
yag manah yg harus diapload wong hampir semua rangkainnya yg sy coba ada di forum ini ... ... ... ...
nih sekarang sy mau nyoba stereo encoder yg pake saklar elektronik sampling 8X yg disini (http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?topic=605.0)
-
ditunggu hasinya mas...skalian ntar klau sukses di upoad boardnya......
-
yag manah yg harus diapload wong hampir semua rangkainnya yg sy coba ada di forum ini ... ... ... ...
nih sekarang sy mau nyoba stereo encoder yg pake saklar elektronik sampling 8X yg disini (http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?topic=605.0)
He..he.... sekalian saja pak yang 16x percobaannya, saya sudah punya yang 16x cuma belum saya posting
kelihatannya harus dirahasiakan sedikit, nanti kalau saya sudah pakai yang 32x baru yang 16x diposting ya....
-
yag manah yg harus diapload wong hampir semua rangkainnya yg sy coba ada di forum ini ... ... ... ...
nih sekarang sy mau nyoba stereo encoder yg pake saklar elektronik sampling 8X yg disini (http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?topic=605.0)
He..he.... sekalian saja pak yang 16x percobaannya, saya sudah punya yang 16x cuma belum saya posting
kelihatannya harus dirahasiakan sedikit, nanti kalau saya sudah pakai yang 32x baru yang 16x diposting ya....
kalo sy sama pa Machmud nyerah dehhhh (http://www.laymark.com/i/m/m027.gif) h e h e h e h yg 8X juga baru mau nyoba ehhh (http://www.laymark.com/i/m/m071.gif)dah ada yg 16X jangan-jangan tar ada yg 32x lagi heheh harus belajar lagi (http://www.laymark.com/i/m/m005.gif)
-
berpacu dalam encoder..... hebat.... buat belajar untuk memahami konsep encoder enaknya yang rangkaian apa dulu ya...
-
Buatnya dari yang 2X dulu baru 4X, 8X, dan trus.
Kayaknya buat lebih dari 16x sudah pemborosan. Karena yang di filter ordenya sudah MHz. Tanpa filter output dah bagus. Tinggal desain filter untuk yang 19 kHz.
Untuk yang sistem balanced modulator harus pakai filter 38 kHz dan 19 kHz yang bagus dan harus diperhitungkan phase shift dari sinyal L-R dengan L+R dan 19 kHznya sendiri. Kalau tidak bakalan jadi noise, separasi jelek dan tidak bisa dipancarkan jauh. Kalau saya mending pakai yang teknik oversampling.
-
Buatnya dari yang 2X dulu baru 4X, 8X, dan trus.
Kayaknya buat lebih dari 16x sudah pemborosan. Karena yang di filter ordenya sudah MHz. Tanpa filter output dah bagus. Tinggal desain filter untuk yang 19 kHz.
Untuk yang sistem balanced modulator harus pakai filter 38 kHz dan 19 kHz yang bagus dan harus diperhitungkan phase shift dari sinyal L-R dengan L+R dan 19 kHznya sendiri. Kalau tidak bakalan jadi noise, separasi jelek dan tidak bisa dipancarkan jauh. Kalau saya mending pakai yang teknik oversampling.
betul betul :)..... untuk output MPX sy pake filter aktif 53KHz LPF.......klo yg pake komponen pasif LC hsilnya bgimana ?? sy belum coba apakah lebih baik !
-
Untuk yang sistem balanced modulator harus pakai filter 38 kHz dan 19 kHz yang bagus dan harus diperhitungkan phase shift dari sinyal L-R dengan L+R dan 19 kHznya sendiri. Kalau tidak bakalan jadi noise, separasi jelek dan tidak bisa dipancarkan jauh. Kalau saya mending pakai yang teknik oversampling.
yoiiii emang yg pake sistem balanced modulator emang susah dibikin, sy aja mau nyoba ga pikir-pikir rangkaiannya agak sausah ..... he he he
2x oversampling kalo filternya bagus hasilnya juga bagus tuhhhhh
-
Untuk yang sistem balanced modulator harus pakai filter 38 kHz dan 19 kHz yang bagus dan harus diperhitungkan phase shift dari sinyal L-R dengan L+R dan 19 kHznya sendiri. Kalau tidak bakalan jadi noise, separasi jelek dan tidak bisa dipancarkan jauh. Kalau saya mending pakai yang teknik oversampling.
yoiiii emang yg pake sistem balanced modulator emang susah dibikin, sy aja mau nyoba ga pikir-pikir rangkaiannya agak sausah ..... he he he
2x oversampling kalo filternya bagus hasilnya juga bagus tuhhhhh
balance modulator pake ic MC1496 yaa ! :)
-
Bisa juga pakai XR2208 atau MC1495
-
yag pake XR2208 yang dari elektuur kan . . . . .
(http://www.3-mtr.info/shareware/StereoCoder%20-%20Elektuur/elek_sch.gif)
pake phase shifteruntuk 19Khz
(http://www.3-mtr.info/shareware/StereoCoder%20-%20Elektuur/blockscheme.gif)
-
mas bisa liat lay out pcbnya nggak ya....matur nuhun ya kl sempat kirim ke email aq rudyelektro92@yahooo.co.id..makasih
-
mas cyber coba mampir ke sini http://homepage.univie.ac.at/johann.doblhofer/sender/sesmanl.html
-
mas cyber coba mampir ke sini http://homepage.univie.ac.at/johann.doblhofer/sender/sesmanl.html
(http://homepage.univie.ac.at/johann.doblhofer/sender/xesm7.gif)
-
(http://homepage.univie.ac.at/johann.doblhofer/sender/xesm4.gif)
-
Alhamdulillah....makasih Mas Purwanto & Abdulgani.dah diupload lay outnya...mo coba hunting komponen dl di Lampung..Kl masih Dicimahi Bandung Enak banyak pilihan...mudah-mudahan dilampung juga nggak sulit komponen2nya..jazaakALLAHU Khoiron... ide1
-
sy dah bikin pcb nya sampai sekarang ga di terusin, xr2208 nya ga ada :(
-
ini semple juga gan dari rdvv ??
(http://www.viproje.com/projeler/stereo_encoder/stereo_decodificador_fm.JPG)
-
selamat mencoba dan jangan kecewa drop2 :-X elus1
-
hehehe 18khz ... konek1
-
monitor terus....
sdh ada yang coba?
tadi mau beli IC nya di toko gak ada..... :'( susahnya hidup dikota kecil....
jd pesimis eksperimen bikin encoder
saya pernah buat,hasilnya stereo tapi hanya tidak jauh pancaran stereonya,hanya beberapa ratus meter saja dan suaranya agak kecil tapi jernih juga.saya pakai pemancar 1W