KOMUNITAS HOBBIYST ELEKTRONIKA - KHE
Diskusi Elektronika => Kategori Audio => Tone Control & Pre Amplifier => Topik dimulai oleh: rubel pada Januari 05, 2010, 08:19:06 PM
-
sebelum ke penguat amplifier, mari kita bahas disini sistem kerja Op Amp, karena penguat amplifier yang gede banget hingga 1000W RMS pun sistemnya spt OpAmp...
-
741
-
741
kita bahas sistem kerja dari op amp, 741 merupakan contoh ajah kan...
sayang saya tdk punya kapasitas untum memaparkan sistem kerja dari Op Amp, minta bantuan dong
kang IZUR ama Markonis, paparkan terlebih dahulu....
-
(http://www.elexp.com/tips/noninvrt.gif)
(http://www.elexp.com/tips/invert.gif)
nah ini contoh aplikasi op amp!
-
AV apakah itu, penguatan kah?
-
AV apakah itu, penguatan kah?
yess !!!
-
AV apakah itu, penguatan kah?
yess !!!
pada penguatan inverting, ada perbedaan fasa sebesar 180 degree.
itu secara teori... tetapi apa yang kita rasakan leawt adio hasil yang kita dengarkan tdk ada perbedaan.
nah pertnyaanya. pada keadaan gimana kebutuhan penguatan inverting, dan non inverting?
-
AV apakah itu, penguatan kah?
yess !!!
pada penguatan inverting, ada perbedaan fasa sebesar 180 degree.
itu secara teori... tetapi apa yang kita rasakan leawt adio hasil yang kita dengarkan tdk ada perbedaan.
nah pertnyaanya. pada keadaan gimana kebutuhan penguatan inverting, dan non inverting?
ya ada pak coba anda test menggunakan oscilloscope dual track, probe1 pada bagian input opamp probe2 pada output opamp! ato bisa simulasi menggunakan software!
-
AV apakah itu, penguatan kah?
yess !!!
pada penguatan inverting, ada perbedaan fasa sebesar 180 degree.
itu secara teori... tetapi apa yang kita rasakan leawt adio hasil yang kita dengarkan tdk ada perbedaan.
nah pertnyaanya. pada keadaan gimana kebutuhan penguatan inverting, dan non inverting?
ya ada pak coba anda test menggunakan oscilloscope dual track, probe1 pada bagian input opamp probe2 pada output opamp! ato bisa simulasi menggunakan software!
betul (hasil simulasi EWB juga demikian)...
maksud saya tujuan kita menggunakan inverting atau non inverting utk apa?
karena secara audio musik misal suara L masuk penguatan inverting dan suara R masuk penguatan non inverting, kedua suara ini memiliki fasa yg beda... tapi terdengar di telinga mah sama saja,
apakah ini spt pemilihan dua Transistor PNP dan NPN,
pada saat input (-) maka gunakan PNP dan seterusnya....
-
pada penguatan inverting, ada perbedaan fasa sebesar 180 degree.
itu secara teori... tetapi apa yang kita rasakan leawt adio hasil yang kita dengarkan tdk ada perbedaan.
nah pertnyaanya. pada keadaan gimana kebutuhan penguatan inverting, dan non inverting?
Secara sederhana, yang gampang ini bisa diaplikasikan pada tingkat yang membutuhkan pembalik fasa, seperti penguat-penguat Kelas B,,,,
Atau dalam hal lain kita memerlukan pembalik fasa dengan beda 180 derajat untuk input 2buah ampli OCL yang hendak kita BTL...
Dan masih banyak lagi .......
-
AV apakah itu, penguatan kah?
yess !!!
pada penguatan inverting, ada perbedaan fasa sebesar 180 degree.
itu secara teori... tetapi apa yang kita rasakan leawt adio hasil yang kita dengarkan tdk ada perbedaan.
nah pertnyaanya. pada keadaan gimana kebutuhan penguatan inverting, dan non inverting?
ya ada pak coba anda test menggunakan oscilloscope dual track, probe1 pada bagian input opamp probe2 pada output opamp! ato bisa simulasi menggunakan software!
betul (hasil simulasi EWB juga demikian)...
maksud saya tujuan kita menggunakan inverting atau non inverting utk apa?
karena secara audio musik misal suara L masuk penguatan inverting dan suara R masuk penguatan non inverting, kedua suara ini memiliki fasa yg beda... tapi terdengar di telinga mah sama saja,
apakah ini spt pemilihan dua Transistor PNP dan NPN,
pada saat input (-) maka gunakan PNP dan seterusnya....
yess!
memang klo terdengar sama saja pak tak ada perbedaaan hanya fasanya saja!
tujuannnya untuk mendapatkan penguatan fasa yang sama ato sebaliknnya!
contoh
non inverting misal anda ingin membuat rangkaian sensor cahaya. tegangan dari sensor tersebut sangat kecil misal +0,002v tidak cukup untuk mendrive transistor saklar minima +0,7v maka diperlukan suatu op amp dengan input non inverting untuk memperkuat teggangan sampai cukup untuk mendrive transistor tsb!!
inverting nengsiti aja yang tambahin banyak bgt!!
salam !!!
-
Contoh pembalikan fasa 180 derajat BTL :
(http://www.maxim-ic.com/images/appnotes/1122/DI445Fig02.gif)
-
Yang lebih mudah dalam blok :
(http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/8/8e/Bridge_amp.GIF)
-
Yang lebih mudah dalam blok :
(http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/8/8e/Bridge_amp.GIF)
karena beda fasa begitu maksimal ( 180 degree) ketika ketemu di speaker akan 2 x lipat gitu yah....
thank pencerahanya...
-
karena beda fasa begitu maksimal ( 180 degree) ketika ketemu di speaker akan 2 x lipat gitu yah....
thank pencerahanya...
Secara theori bahkan 4 kali lipat ......
-
(http://www.elexp.com/tips/noninvrt.gif)
gimana kalo op amp di bikin Mixer, apa ada teori dasarnya?? misalnya dari 2 input yg beda...
gimana syarat (R1 dan R2)
-
gimana kalo op amp di bikin Mixer, apa ada teori dasarnya?? misalnya dari 2 input yg beda...
gimana syarat (R1 dan R2)
Contoh rangkaian opamp :
untuk menghitung Nilai R dan gainnya coba klik saja
(http://www.daycounter.com/Calculators/Op-Amp/Op-Amp.gif) (http://www.daycounter.com/Calculators/Op-Amp/Inverting-Op-Amp-Resistor-Calculator.phtml)
-
(http://i767.photobucket.com/albums/xx313/lebakanuurang/MIXINGOPAMP.jpg)
ini adalah contoh Mixer sederhana yg mencampur tiga buah input audio. ini saya dapatkan dari temen
secara teorinya saya ga paham gimana aturan mainnya....supaya hasil keluaran nya tdk saling mengalahkan
jika kita lihat skema di atas, 3 input dari alat yg beda melalui R1, R2, R3
kita samakan nilai R1, R2 dan R3 misal 10K
berapakah nilai R5...
-
Kalo secara teoretis sih, nilai R5 = R1//R2//R3//R4
dimana //=paralel.
Btw, ini merupakan sistem yang simple dan handal.
coba R5 diganti jumper ke ground. It's no problem for AC connection.
Regards
(http://i767.photobucket.com/albums/xx313/lebakanuurang/MIXINGOPAMP.jpg)
ini adalah contoh Mixer sederhana yg mencampur tiga buah input audio. ini saya dapatkan dari temen
secara teorinya saya ga paham gimana aturan mainnya....supaya hasil keluaran nya tdk saling mengalahkan
jika kita lihat skema di atas, 3 input dari alat yg beda melalui R1, R2, R3
kita samakan nilai R1, R2 dan R3 misal 10K
berapakah nilai R5...
-
r1 r2 r3 pengaruh ke r4 dan r5 ? bukannya r4 sama r5 cuma penguatan saja ?? saya dah coba kalo untuk mixing sederhana ini ... kalo r 123 menggunakan 10k masi saling mempengaruhi .. 47k sikit banget ngebebani .. kalo 100k baru aman .. he .. itu praktek saya si ... ngga tau apa mungkin karena yang 10k menggunakan pot yang kecil .. jadi ngebebani ..
-
Good question,
R5, secara teoretis akan mempengaruhi tegangan offset. Jadi (jika konsentrasi ke tegangan offset) masing2 port input di op amp memiliki impedansi yang sama ke gnd. So dengan asumsi impedansi keluaran yang rendah, dan impedansi source yang rendah, maka R5=R1//R2//R3//R4
Jika tidak konsentrasi ke tegangan offset, biasanya saya langsung bypass R5 tersebut ke gnd. Ini, pengalaman saya, akan meniadakan "saling mempengaruhi" masing2 input.
Sementara itu gain total di pengaruhi langsung oleh besarnya R4. Gain masing2 input dipengaruhi oleh R1 or R2 or R3 ...
Salam,
r1 r2 r3 pengaruh ke r4 dan r5 ? bukannya r4 sama r5 cuma penguatan saja ?? saya dah coba kalo untuk mixing sederhana ini ... kalo r 123 menggunakan 10k masi saling mempengaruhi .. 47k sikit banget ngebebani .. kalo 100k baru aman .. he .. itu praktek saya si ... ngga tau apa mungkin karena yang 10k menggunakan pot yang kecil .. jadi ngebebani ..