KOMUNITAS HOBBIYST ELEKTRONIKA - KHE
Diskusi Elektronika => Kategori Power Supply (PSU) => Topik dimulai oleh: Rudy(cyberkom) pada Februari 19, 2013, 11:48:50 PM
-
:o apa benar bekas toroid stavolt bisa dibikin trafo step down..... share donk bagi yang punya penglaman...tks :)
-
Note; Klo di inginkan hanya down tegangan tanpa perlu peng-isolasian primer-skunder maka modifnya mudah bro,
tdk usah utik-utik belitan. Krn prinsip kerja stavol adalah sebuah auto trafo yg di kendalikan oleh comprator.
Klo dikehendaki trafo dgn peng-isolasian primer-skunder maka agak ribet krn harus modif belitanya,
sekarang yg dikehendaki trafo macam mana bro?
Tapi pada intinya bisa kok dan benar hehehe.
Salam
-
Salam kembali Bro.....makasih atas pencerahannya Mas Ken...pastinya kalaupun bisa step down teg ACnya yang Dibuat CT ataupun engkel karena rencana buat Mensupply Amplifier ataupun TX Bro..tapi apa mungkin nggak menimbulkan dengung ya kalo nggak ada isolasi antara primer dan sekundernya kl untuk aplikasi yang saya masud diatas...mohon kajiannya lagi bro...tks
-
Ok...
Klo dibuat utk catuan macam yg dimakasud memang yg terbaik diisolasi tentunya antara primer - skunder, hal itu utk mengisolasi larinya tegangan phase dari gardu distribusi (PLN) melalui peralatan yg di catu ke ground lewat peralatan yg tercatu, dan utk memblokir tegangan sepike, arus harmonik dari peralatan lain, dll.
Utk menghitung jumlah belitanya sebenarnya cukup mudah, kita ambil lilitan yg sudah ada dari ujung ke ujung menjadi lilitan primer.
Misal ;
*Stavol 1000VA, 220 volt, jumlah lilitan 1100
*tegangan sekunder yg kita kehendaki 45 volt ct 10A
Maka
# 220 volt / 1100 lilit = 0,2 volt per-lilit,
# 45 volt / 0,2 volt per-lilit = 225 lilit,
# utk 45ct = 225 lilit x 2 = 450 lilit (lilit diluar lilitan yg udah ada, di lapis kertas kapasitor (klo tdk ada kertas semen jg oke) dan di tap di tengah)
# utk arus 10 A kita gunakan kawat 1,8mm
# 45v x 2 x 10A = 900VA
# 900VA / 1000 VA = 0.9 (anggap ini efisiensi trafo... tinggi banget hehe... tafo donuts hehehe...)
# 1000 VA - 900VA = 100VA (anggap ini loses kern / rugi histeresis)
Semoga bermanfaat
-
ok tks pembahasannya...sangat membantu kapan-kapan akan saya coba....
-
kalo trafo yang cuma 500w itu perhitunganya gimana mas! trims sebelumnya! hehe
-
Mau dibuat berapa volt atau berapa amper (pilih salah satu dulu)?
-
sebelumnya salam kenal.............
kalau dibuat 10A mampu berapa Volt....
-
Bahanya dari stavol berapa VA?
-
500VA
-
45 volt (max), contoh uraian diatas sy kira udah lumayan jelas kang.
Salam
-
oke....matur nuwun penjelasanya..... ;)
tapi intinya kok dari plat seng yg dibuat melingkar dan di tupuk2 ya.....??? :-\
-
untuk primer nya pake kawat yg diameternya berapa ya.....??? :-\
-
tapi intinya kok dari plat seng yg dibuat melingkar dan di tupuk2 ya.....??? :-\
Inti bermacam-sesuai kegunaanya setahu sy. Bisa I-E, I-U, O.
Bahkan pada fungsi lain bisa silinder, bisa I-I dan bentuk-bentuk campuran lainya
-
untuk primer nya pake kawat yg diameternya berapa ya.....??? :-\
Kawat primer tinggal di ukur saja diameternya, dan jumlah belitanya tinggal di hitung.
Intinya kawat yg sudah ada (bawaan stavol) anda jadikan primer dan itu jgn di utik-utik.
Dan jumlah belitan sekunder tinggal hitung perbandingan teganganya dgn mengacu pada batasan daya belitan primer dan daya kemagnetan inti.
Oh ya jgn salah. Utk stavol 500va maximal hanya 45 volt 10 ampere. 45 volt disini 0 volt ke 45 volt, bukan 45 volt CT (45 volt ke CT ke 45 volt).
-
kalau dibuat CT 10A sampai berapa volt ya.....?
-
mampukah sampai 32V CT......
-
mas agung sudah tahu artinya CT?
jika sudah, tinggal hitung saja berdasar 450VA (asumsi efisiensi 90%). mudah kan?
-
ok...................
-
mampukah sampai 32V CT......
Ya mampulah, tapi cuma 7 Ampere.
Tapi sebaiknya berhati-hati, karena kita bermain-main dengan sesuatu yang sangat bisa membunuh jika tidak paham benar dan lengah seperti yang dimaksud sama bro Zia diatas.
-
salam.. Saya ada trafo bekas stavolt 3000VA dan 5000VA. kalau mau saya gulung sekunder nya jadi 30A CT 65volt dan 75volt kira2 berapa ukuran kawat email nya.. Notes: apakah bisa di jadikan travo 30A Untuk power amp?
-
Salam balik.... mainan PA yah gan....??
3000VA max 65V CT, 20A.
5000VA max 75V CT, bisa 30A.
Utk diameter kawat pada ampere besar ada beberapa pilihan dan trik, tergantung gulungnya manual apa pakai roler?
Karena kawat yg gede mantep rasanya di tangan :) :) :)
-
[spoiler]
Salam balik.... mainan PA yah gan....??
3000VA max 65V CT, 20A.
5000VA max 75V CT, bisa 30A.
Utk diameter kawat pada ampere besar ada beberapa pilihan dan trik, tergantung gulungnya manual apa pakai roler?
Karena kawat yg gede mantep rasanya di tangan :) :) :)
[/spoiler] iya untuk mainan PA. Mau di coba gulung manual. Kira2 berapa ukuran kawat email untuk 20A 65v CT dan yang 30A 75v CT. Thanks bro ken info nya
-
Utk menghitung jumlah belitanya sebenarnya cukup mudah, kita ambil lilitan yg sudah ada dari ujung ke ujung menjadi lilitan primer.
Misal ;
*Stavol 1000VA, 220 volt, jumlah lilitan 1100
*tegangan sekunder yg kita kehendaki 45 volt ct 10A
Maka
# 220 volt / 1100 lilit = 0,2 volt per-lilit,
# 45 volt / 0,2 volt per-lilit = 225 lilit,
# utk 45ct = 225 lilit x 2 = 450 lilit (lilit diluar lilitan yg udah ada, di lapis kertas kapasitor (klo tdk ada kertas semen jg oke) dan di tap di tengah)
# utk arus 10 A kita gunakan kawat 1,8mm
# 45v x 2 x 10A = 900VA
# 900VA / 1000 VA = 0.9 (anggap ini efisiensi trafo... tinggi banget hehe... tafo donuts hehehe...)
# 1000 VA - 900VA = 100VA (anggap ini loses kern / rugi histeresis)
Semoga bermanfaat
Mohon maaf Om Ken, apakah dengan menggunakan toroid bekas stavol 1000VA bisa mendapatkan arus sampai 20A, dengan konsekuensi tegangan cuma 20V, dengan menggunakan kawat 3,5mm dan dengan jumlah lilitan 100lilit