KOMUNITAS HOBBIYST ELEKTRONIKA - KHE
Diskusi Elektronika => Kategori Mikrokontroller/Robotik => Mikrokontroller Seri ATMEL => Topik dimulai oleh: eb_noe pada Januari 14, 2012, 07:01:24 PM
-
Soadara mungkinj artikel ini udah USANG banget... tapi saya ingi berbagi saja...untuk rekan2 ygn ingin mencobanya
Sistem transmisi sinyal RS232 menggunakan level tegangan dengan respek to sistem common (power ground). Tipe ini bagus untuk komunikasi data secara satu – satu (point to point communications). RS232 port pada PC hanya diperuntukkan untuk satu alat (single device). Misal: Com1 digunakan untuk mouse port sedangkan Com2 digunakan untuk modem. Syarat sinyal RS232 dapat berfungsi adalah dengan hubungan ke ground antara PC dengan alat (commond ground). Jarak maksimal jalur komunikasi sangat terbatas hanya 100 / 200 kaki untuk komunikasi data secara asinkron dan hanya 50 kaki untuk komunikasi sinkron. Kecepatan transfer data RS232 cukup rendah, kecepatan maksimal hanya 19200 bits / detik. Singkatnya, RS232 hanya untuk komunikasi area lokal dan hanya untuk satu driver dan satu receiver. RS232 pada PC mempunyai dua jenis konektor, yaitu konektor dengan 25 Pin (DB25) dan konektor dengan 9 Pin (DB9). Pada dasarnya hanya 3 pin yang terpakai, yaitu pin kirim, pin terima dan ground.
Tabel 1.1. Konfigurasi Pin dan nama bagian konektor serial DB-9
Pin Number Signal Name Direction Description
1 DCD In Data Carrier Detect /Reciever Line Signal Detect
2 RxD In Reciever Data
3 TxD Out Transmitter Data
4 DTR Out Data Terminal Ready
5 GND - Ground
6 DSR IN Data Set Ready
7 RST Out Request To Send
8 CTS In Clear to Send
9 RI In Ring Indicator
Beberapa Percobaan komunikasi Serial
Ada beberapa komunikasi data serial dari mikrokontroler, mulai dari komunikasi point to point menggunakan RS232 dalam satu frame protocol. Komunikasi data dilakukan dengan pengiriman beberapa karakter ASCII dari PC ke mikrokontroler dan kembali ke PC. Adapun aplikasi yang digunakan PC untuk menerima karakter ASCII tersebut adalah hyperterminal. Hal yang perlu diperhatikan dalam komunikasi adalah kesamaan setingan beberapa parameter komunikasi, seperti: baudrate, comport, flowcontrol, jumlah data bit, paritas dan sebagainya. Dan untuk mendapatkan setingan baudrate tersebut dilakukan dengan penyetingan register kontrol serial dan mode timer SFR pada mikrokontroler. Seluruh pengujian dibawah ini menggunakan setingan baudrate 9600 pada comport 1.
1.2.1 Komunikasi Point To Point RS232 (PC To Mikrokontroler)
Komunikasi PC ke Mikrokontroler yaitu dengan cara mengirimkan karakter ascii dan mikrokontroler akan menampilkan karakter ASCII kedalam 1 (satu) byte port1 mikrokontroler.
Listing program
$Mod51
baudrate equ 0fDh
code_seg equ 000h
org code_seg
ljmp start
init:
mov scon,#50h
mov th1,#baudrate
anl pcon,#7fh ;set 1x baudrate 9600
mov tmod,#21h ;timer1 set mode2, timer0 set mode1
mov tcon,#40h ;enable timer1 disable timer0
ret
start:
mov sp,#10h ;sp=10h
lcall init ;inisialisasi
wait: jnb RI, wait ;apakah data yang masuk sudah 8 bit
mov A, sbuf
clr RI
Mov P1, A
sjmp wait
end
Cara pengujian :
Jalankan hyper terminal : All Program -> Accesssories -> Communications -> Hyper Terminal. New Connection ketik nama koneksi pada kolom “name” -> OK
Connect Using -> Com1 dan atur baudrate, data bit, parity, stop bit, flow control.
Pengujian dilakukan pada baudrate 9600, data bit 8, parity none, stop bit 1 dan flow control hardware. ->OK
Hasil Pengujian pada tabel 1.2.
Tabel 1.2. Hasil pengujian komunikasi PC ke mikrokontroler
Ketik di Keyboard Bit Port 2 Mikrokontroler Port 2 dalam heksa
A 10011110 61
B 10011101 62
C 10011100 63
D 10011011 64
E 10011010 65
F 10011001 66
G 10011000 67
H 10010111 68
Hasil Pengujian :
Jika kita mengirim karakter ASCII dari keyboard maka pada mikrokontroler akan membaca data ASCII sebagai karakter 1 byte dalam bentuk biner, hal ini ditandai dengan nyala lampu LED aktif low yang sesuai dengan tabel karakter ASCII .
Artikel ini masih dasar gan......bisa dilanjutkan untuk interface dengan bahasa program ( desktop ) VISUAL BASIC 6.0....(saya pernah coba) nyukseesss... untuk lebih lengkap lagi gan...saya pernah ampir di web orang...ini dia..(tapi pake bahasa ingris gan ..but lumayan)
http://laros-edu.net
(bersambung...gan)
-
Kalo point to point adalah komunikasi antara mikro dan PC.....berarti yang saya lakukan
kemarin masih termasuk point to point ga Gan?, saya komunikasikan 10 Mikrokontroler dengan
PC...jadi sistemnya PC sbg Server dan 10 mikro sebagai Client.
Beri pencerahannya Gan.....Thanks
-
ijin nyimak..!!!!!!!
-
Mas eb_Noe belum bales nich ditungguin
-
Bahasan di atas bukan utk AVR deh .. tapi uintuk 8051
Kalo cuman gitu cukup hubungkan pake 2 kabel
PC TxD(pin3) + Gnd(pin5)
RS232-TTL
Mikro RxD(pin10Chip) + Gnd
-
Bahasan di atas bukan utk AVR deh .. tapi uintuk 8051
Kalo cuman gitu cukup hubungkan pake 2 kabel
PC TxD(pin3) + Gnd(pin5)
RS232-TTL
Mikro RxD(pin10Chip) + Gnd
EMANG UNTUK MCS51.......tapi sebenarnya klo ngomongin komunikasi Point To Point ga ngaruh ke type mikronya
semua jenis dan typemikro dapet melakukan komunikasi ini kok....
TRUZZ klo Mas DhannyDhuzell bilang cukup 2 kabel berarti 1 arah donk.....untuk komunikasi 2 arah tetap mesti pake
3 kabel Mas.....TX - RX - GND
NGOMONG-NGOMONG ada tulisan Mas DhannyDhuzell yg bilang SYSMIN yang paling minimum itu ga pake OSC dan Rangk. RESET
gimana caranya Mas.......bagi-bagi donk.....jangan-jangan cuma nyeplak alias omong doank hehehehehe...sorrrryyy..maafff...
Mungkin bukan SYSMIN tapi yg di maksud RANGKAIAN DOWNLOADERnya kali........ hallo1
-
Bahasan di atas bukan utk AVR deh .. tapi uintuk 8051
Kalo cuman gitu cukup hubungkan pake 2 kabel
PC TxD(pin3) + Gnd(pin5)
RS232-TTL
Mikro RxD(pin10Chip) + Gnd
EMANG UNTUK MCS51.......tapi sebenarnya klo ngomongin komunikasi Point To Point ga ngaruh ke type mikronya
semua jenis dan typemikro dapet melakukan komunikasi ini kok....
TRUZZ klo Mas DhannyDhuzell bilang cukup 2 kabel berarti 1 arah donk.....untuk komunikasi 2 arah tetap mesti pake
3 kabel Mas.....TX - RX - GND
NGOMONG-NGOMONG ada tulisan Mas DhannyDhuzell yg bilang SYSMIN yang paling minimum itu ga pake OSC dan Rangk. RESET
gimana caranya Mas.......bagi-bagi donk.....jangan-jangan cuma nyeplak alias omong doank hehehehehe...sorrrryyy..maafff...
Mungkin bukan SYSMIN tapi yg di maksud RANGKAIAN DOWNLOADERnya kali........ hallo1
* utk AVR bisa tanpa externl OSC (crystall dll) tapi menggunakan internal RC oscillator s/d 8Mhz
* rangkaian reset utk AVR tidak mutlak bahkan pada atmega8 pin reset bisa diset/digunakan sebagai I/O, dari pengalaman saya
cukup hubungkan pin reset dng VCC sudah cukup, lalu fuse bit di set sesuai dengan kondisi reset yg dibutuhkan
-
Ooooh ghitu patut dicoba nih...
untuk AVR emang X-tall ga butuh karna ada X-tall Internalnya....tapi utk reset saya baru tahu klo bs ghitu...oooh
-
Ooooh ghitu patut dicoba nih...
untuk AVR emang X-tall ga butuh karna ada X-tall Internalnya....tapi utk reset saya baru tahu klo bs ghitu...oooh
bukan X-tall internal tapi R-C oscillator internal..
-
Ooooh ghitu patut dicoba nih...
untuk AVR emang X-tall ga butuh karna ada X-tall Internalnya....tapi utk reset saya baru tahu klo bs ghitu...oooh
bukan Xtal Internal tap "Calibrated Internal RC Oscillator" biasa nya AVR keluar dari pabrik sudah di set Calibrated OSC nya di 1MHz.
-
Oooohh...maklum newbie heheehe konek1