-
Seperti yang pernah saya komentari di http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?topic=1763.msg33573129#msg33573129 (http://elektronika.web.id/elkav2/index.php?topic=1763.msg33573129#msg33573129), saya mau menulis membuat frequency counter (FC). Kira2 ada nggak ya yang tertarik. FC ini pernah saya buat dengan menggunakan komponen diskrit- TTL tipe 74xx. Dibandingkan dengan menggunakan microcontroller jelas ini agak lebih rumit dan lebih mahal. Satu2nya yang rumit di microcontroller adalah membuat programnya. Tetapi dengan menggunakan komponen diskrit kita akan lebih mudah memahami bagaimana FC itu bekerja.
Kutunggu responnya.
ide1
-
Dishare aja mas... saya tunggu konek1
-
wah ini yang saya tunggu-tunggu dilanjut saja top1 top1 top1
-
Saya ikutan menyimak aja... ide1
-
lanjut....
-
nyerah1 sama mikrokontrol saya bikin frekuensi counter pake ic lepasan hihi ^-^ ^-^ ^-^
(http://i1112.photobucket.com/albums/k485/sutrisno99/IMG0010A.jpg)
(http://i1112.photobucket.com/albums/k485/sutrisno99/IMG0009A.jpg)
-
Kang Trisno.. saya bikinin sekalian yang kaya gitu donk.... ^-^ ^-^
-
bikin satu saja sampe ::) ::) ::) nyetak mie nya ^-^ ^-^ ^-^
-
bagus tuh, dibuat aja mas tulisannya.
bisa dimulai dari cara kerja terlebih dahulu.
blok diagram baru detail ke rangkaiannya.
sekedar usul ide1
-
bagus tuh, dibuat aja mas tulisannya.
bisa dimulai dari cara kerja terlebih dahulu.
blok diagram baru detail ke rangkaiannya.
sekedar usul ide1
Baik, sebelumnya saya bahas dulu cara kerjanya. Mudah2an saya bisa menyampaikan dengan baik. Tapi ntar ya. Saya hari ini otw.
-
Ha iya, mulai, ditunggu ...
GPL ... he he he ... corong1 corong1 corong1
-
Frequency Counter buat ap? konek1
-
Frequency Counter buat ap? konek1
Untuk mengukur frekuensi yang biasanya digunakan pada rangkaian2 radio frekuensi, output dari oscilator atau pemancar dll
-
menunggu skemanya..... konek1
-
Saya mulai. Dari yang paling dasar ya.
Definisi frekuensi adalah jumlah getaran per satuan waktu. Satuan frekuensi adalah Hertz atau getaran perdetik. Dalam dunia listrik AC maka frekuensi listrik didefinisikan jumlah gelombang listrik yang terjadi perdetik. Sebagai gambaran gelombang listrik berbentuk gelombang kotak dalam periode per 1 detik digambarkan dibawah ini.
(https://lh3.googleusercontent.com/-x6nATTtr1iE/TsMFX2Oor-I/AAAAAAAAA6k/cueOoeKpi_A/s441/FreqCounter-Periode1.jpg)
Pada gambar diatas terdapat 12 getaran (gelombang) dalam waktu 1 detik (1 s). Artinya frekuensi gelombang tersebut adalah 12 Hertz.
-
Jika gelombang ini diinputkan kedalam suatu gerbang yang terbuka hanya dalah waktu 1 detik maka hasilnya adalah gelombang kotak dengan jumlah gelombang sebanyak 12 seperti gambar dibawah ini.
(https://lh4.googleusercontent.com/-LRyp6QiY3fM/TsMJWS3fL1I/AAAAAAAAA6s/LJO8Nr03KzU/s691/FreqCounter-Gate1s.jpg)
Secara sederhana cara kerja suatu FC adalah menghitung jumlah gelombang per satuan waktu. Seperti contoh gambar diatas, FC akan menghitung (count) jumlah getaran yang terdapat pada keluaran gate. Dari sini bisa disimpulkan bahwa ketelitian dari suatu FC sangat bergantung pada waktu buka gate nya.
-
AYO KASIH CONTOH SKEMA SEDERHANA
top1 top1 top1 ;D ;D
-
AYO KASIH CONTOH SKEMA SEDERHANA
top1 top1 top1 ;D ;D
Sabar ya.. ntar juga nyampe ke skema :)
-
lanjut...
-
Untuk menghitung jumlah getaran yang keluar dari gate digunakan BCD counter atau decade counter, sebuah binary counter yang hanya menghitung dari 0 sampai dengan 9 (0 s/d 1001). Tidak seperti binary counter yang menghitung dari 0 sampai 15 (4 bit). BCD digunakan karena manusia sudah terbiasa dengan bilangan 0-9.
Gambar dibawah ini menunjukkan bagaimana BCD atau decade counter terhubung dengan gate.
(https://lh4.googleusercontent.com/-l-Dv1X_qqpU/TsMh_b0n9RI/AAAAAAAAA8c/gY9Qu8TS_G8/s379/FreqCounter-BCD%252520Counter.jpg)
Pada counter terdapat terminal reset. Dalam implementasinya sebuah counter saat dinyalakan terkadang mempunyai keluaran yang tidak pasti. Untuk memastikan keluaran counter bernilai 0 maka diperlukan reset. Sebelum memulai menghitung maka counter harus direset terlebih dahulu. Disamping itu (ini yang utama) karena proses menghitung ini berulang terus menerus maka sebelum melakukan penghitungan berikutnya setelah data disimpan dan ditampilkan maka counter selalu di reset.
Urutan antara reset dan gate yaitu RESET --> GATE.
Jumlah decade counter yang diperlukan tergantung berapa digit angka yang kita inginkan. Disamping itu tergantung juga berapa frekuensi tertinggi yang akan di cacah (count).
Dalam prakteknya BCD counter yang digunakan adalah IC TTL tipe 7490.
-
Keluaran counter berupa BCD harus dirobah menjadi tampilan yang dikenal manusia yang berupa display 7 segmen. Untuk merobah ini (DECODE) menggunakan BCD to 7 segment decoder tipe 7447. Dipilih tipe 7447 karena memiliki BI, RBI dan RBO yang berguna untuk memadamkan display ketika nilai inputnya 0.
Karena setelah ditampilkan ke display 7 segmen counter kembali di reset untuk memulai penghitungan berikutnya maka agar display 7 segment tetap tampil dan tidak terpengaruh oleh keaadaan counter sebelum di reset maka data harus di kunci. Untuk mengunci digunakan tipe 7475 (4 bit D latch).
Hubungan dari counter, latch sampai display seperti gambar dibawah ini.
(https://lh3.googleusercontent.com/-dj38K41MrFI/TsMzSMrTosI/AAAAAAAAA8k/tS4Km6PPqLw/s443/FreqCounter-BlokDiagram.jpg)
Pada gambar diatas terdapat input load. Input ini digunakan untuk mengunci data dari counter. Urutan waktu GATE, RESET dan LOAD adalah RESET --> GATE --> LOAD.
-
Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan RESET dan LOAD sangat singkat. Datasheet IC 7490 dan 7475 menunjukkan melakukan reset dan mengunci minimal 20 ns. Dalam disain saya, waktu antara load dan reset berurutan dan jarak waktu antara penghitungan sebelumnya ke penghitungan berikutnya adalah 0,1 s. Bisa saya dibuat lebih kecil lagi. Didalam waktu 0,1 s terdapat LOAD dan RESET. Waktu buka gerbang tergantung dari besar dan ketelitian frekuensi yang diinginkan. Bisa 0,1 s, 1 s atau 10 s. Diagram waktu seperti gambar dibawah.
(https://lh5.googleusercontent.com/-bFggARqHkIU/ToQtzdY_vYI/AAAAAAAAAO0/2z_1NBYv_wI/s657/FCTiming.jpg)
-
Pulsa RESET, LOAD dan GATE dihasilkan dari rangkaian timing control. Frekuensi referensi yang digunakan adalah kristal. Berapapun frekuensi kristal yang digunakan bebas. Yang terpenting setelah dibagi terakhir bisa menghasilkan 100 Hz. Untuk akurasi FC biasanya digunakan kristal 10 MHz di bagi beberapa kali menggunakan 7490 sehingga menghasilkan 100 Hz. Bisa juga menggunakan 10,24 Mhz atau 5,12 MHz dirangkai dengan IC TC5182, output 10 kHz dibagi lagi dengan 2 buah 7490.
Blok diagram lengkap FC seperti berikut.
(https://lh3.googleusercontent.com/-qBKj3vpUiR0/TsNBpd7aloI/AAAAAAAAA8s/5zMJBeNdZk8/s488/FreqCounter-BlokDiagramLengkap.jpg)
-
dah kebayang temen2, selamat belajar
8) 8) 8) ;D ;D top1 top1 top1 top1
-
Mudah2an apa yang saya jelaskan tadi teman2 bisa memahami. Maklum saja, saya tidak pandai menulis. Sebetulnya tidak ada yang sulit untuk membuat frequency counter.
Berikutnya saya coba sampaikan implementasi dari yang saya sampaikan sebelumnya. Bagian pertama saya bahas timing control terlebih dahulu karena bagian inilah yang cukup penting dan menentukan kinerja FC. Gambar berikut adalah skema timing control dengan waktu buka gate selama 1 detik. Untuk waktu2 yang lain nanti akan saya jelaskan modifikasinya.
(https://lh4.googleusercontent.com/-8jgBf7_XPFs/TsN1UAJAoXI/AAAAAAAAA9k/MQC9divbuuk/s720/FreqCounter-TimingControl.jpg)
Input 10 Hz berasal dari osilator kristal seperti dijelaskan sebelumnya yang dibagi beberapa kali sehingga menghasilkan 100 Hz.
-
Wah yang namanya ada purwantonya hebat ya.... xixixixixiix aplos1
Lanjutkan....
-
Wah yang namanya ada purwantonya hebat ya.... xixixixixiix aplos1
Lanjutkan....
setuju... ditunggu skemanya...
-
Cara kerja rangkaian sebagai berikut.
D2 dan D3, D1 dan D4 masing-masing difungsikan sebagai gerbang AND. N5 difungsikan sebagai inverter (NOT). Anggap semua output BCD counter 7490 (U1, U2 dan U3) dalam kondisi 0000, output flip flop 7473 Q = 0 (Q' = 1). Ketika input 100 Hz yang terjadi pada U1, N1-5, digambarkan sebagai berikut.
(https://lh6.googleusercontent.com/-AHtFdKJocQU/TsWweuUidWI/AAAAAAAABJQ/OQxyb6PBqYw/s690/FreqCounter-TimeLoadReset.jpg)
Sesuai dengan truth table maka pulsa LOAD muncul pada clock ke 4 dan ke 6 dan pulsa RESET muncul pada clock ke 9. Pulsa untuk LOAD muncul dua kali tidak menjadi masalah selama pulsa RESET munculnya setelah pulsa LOAD.
-
di tunggu kelanjutannya boys1
-
Mudah2an apa yang saya jelaskan tadi teman2 bisa memahami. Maklum saja, saya tidak pandai menulis. Sebetulnya tidak ada yang sulit untuk membuat frequency counter.
Berikutnya saya coba sampaikan implementasi dari yang saya sampaikan sebelumnya. Bagian pertama saya bahas timing control terlebih dahulu karena bagian inilah yang cukup penting dan menentukan kinerja FC. Gambar berikut adalah skema timing control dengan waktu buka gate selama 1 detik. Untuk waktu2 yang lain nanti akan saya jelaskan modifikasinya.
(https://lh4.googleusercontent.com/-8jgBf7_XPFs/TsN1UAJAoXI/AAAAAAAAA9k/MQC9divbuuk/s720/FreqCounter-TimingControl.jpg)
Input 10 Hz berasal dari osilator kristal seperti dijelaskan sebelumnya yang dibagi beberapa kali sehingga menghasilkan 100 Hz.
Maaf ada yang kurang di gambar ini. Harusnya input CLK flip flop terhubung langsung ke QD (pin 11) U1. U2 dan U3 merupakan tambahan agar bisa dipilih waktu buka gate 1 detik atau 10 detik. Pemilihan ini selain menggunakan saklar selektor juga menggunakan rangkaian clock selector. Sedang saya perbaiki gambarnya. Sabar ya....
:)