KOMUNITAS HOBBIYST ELEKTRONIKA - KHE

Diskusi Elektronika => Kategori Radio => Topik dimulai oleh: ahmad pada Agustus 01, 2011, 11:07:04 AM

Judul: am to fm
Ditulis oleh: ahmad pada Agustus 01, 2011, 11:07:04 AM
gmana caranya mengubah am to fm?????
Judul: Re:am to fm
Ditulis oleh: wawan ^ duna pada Agustus 02, 2011, 08:55:29 PM
kayaknya bnyak tuh om yg harus di rubah,,
Judul: Re:am to fm
Ditulis oleh: roxas pada Agustus 10, 2011, 12:47:45 PM
Agak banyak tuh yang mesti di rubah, tapi sekarang kan udah banyak jual yang system single IC / Chip, jadi mungkin nggak begitu njelimet, ringkasnya sbb :

Kalau pemancar AM ke FM : modulator, Power Amplifier, etc

Kalau Penerima AM ke FM : IF nya, Demodulator, etc
Judul: Re:am to fm
Ditulis oleh: ken pada November 24, 2011, 12:38:44 AM
Setuju kang Roxas....
Yang paling inti sieh sistim pemodulasianya klo di Transmitter... klo di receiver ya di de-modulasinya.
Judul: Re:am to fm
Ditulis oleh: Kang Paimo pada November 24, 2011, 11:26:08 AM
Mengubah AM menjadi FM ? Secara teknis bisa , tetapi secara praktisnya tidak ada gunanya karena alokasi frekuensinya tidak sama . AM kan alokasi frekuensinya di HF atau MF/MW sedangkan FM di VHF. Untuk mengubah pemancar AM mencadi pemancar FM sebetulnya sangat mudah , apalagi kalau osilatornya menggunakan VFO tinggal tambahkan diode varactor pun sudah jadi. Nah karena jadi FM , bandwidth nya menjadi lebar . Kalau tetap dikerjakan di MF/MW kan bandwidth nya dibatasi hanya sekitar 9kHz ... lagi pula apa ada yang mendengarkan FM di MW?
Judul: Re:am to fm
Ditulis oleh: ario pada November 24, 2011, 11:31:21 AM
Klo AM Stereo CQUAM Bagaimana sih sistem Kerjanya? ktanya audio'nya tidak kalah ya sama FM stereo ?  konek1
Judul: Re:am to fm
Ditulis oleh: ken pada November 25, 2011, 01:00:18 AM
Klo C-QUAM (Compatible-Quadrature Amplitude Modulation) menggunakan quadrature amplitude modulasi (QAM) untuk pemisahan isyarat stereonya dengan pilot pada 25 Hz. Prinsip kerjanya mirip subcarrier pada sistem FM stereo, dalam C-QUAM perbedaan stereo saluran kiri jg dikurangi saluran kanan (L - R). Audio utama (mono) jg hasil penjumlahan dari audio stereo atau saluran kiri ditambah saluran kanan (L + R). Di demodulasi penerima radio hasil tersebut ditambahkan bersama dua saluran kiri lagi (L + R + (L-R) = 2L), dan chanel sebelahnya hasil pengurangan bersama oleh dua saluran kanan (L + R - (L-R) = 2R ). Metode multiplexing audio seperti sama dgn sistem stereo analog FM.

Ada banyak cara untuk membuat AM stereo selain C-Quam kang... memang yang populer C-QUAM karena terbackup sama motorola.

Beberapa tahun lalu saya pernah menangani stasiun dgn teknik ini buatan Harris* di sebuah kabupaten di Jatim. Tapi ya itu.... karena penerima AM stereo harganya lumayan dan tdk populer (mungkin jg karena langka) akhirnya stasiun radio tsb pindah cahnnel jg ke FM. Waktu gunakan AM (MW, power 3kw) dapat sy receive bagus dari rumah saya (jarak 100km) meski terhalang gunung (tinggi >2000meter). Begitu pindah ke FM sy udah sangat sulit dengarnya (harus gunakan antena atau naik keatas dak rmh), padahal runing power pada 8kw (RVR* 10kw) dgn antenna sierra 8 bays. Yah begitulah MW dan VHF.

Klo dibanding kuwalitas audionya antara AM stereo dgn FM stereo sy kira mirip, bahkan sistim AM stereo lebih untung di sisi nada trable karena pilotnya ada di bawah tdk di 19khz (ini klo sistim stereonya sudah sama mengunakan DDS). Tetapi klo di lihat karakter dasar pemodulasian maka AM stereo lebih rawan terhadap ganguan (petir misalnya) ... gradak.... grodok... di musim hujan.... bisa jumbul ketika dengarin via headphone tiba-tiba om gundala lewat, hehehe....  :P

Klo salah or kurang biar ditambahin para master....  mohon2
Judul: Re:am to fm
Ditulis oleh: abdulgani pada November 25, 2011, 05:47:26 AM
lebar band nya berapa khz mas

 cari1 cari1 cari1
Judul: Re:am to fm
Ditulis oleh: ken pada November 25, 2011, 07:13:39 AM
Pagi kang Gani...
Secara teoritisnya memang lebar band >10khz (ada yg 9khz)... tapi waktu saya setting dgn deviasi modulator 80% cuma makan 5khz lebih dikit, ketika saya modulasi 100% baru dapat 6,5khz. Dan pada 120% hanya 7,4khz rata-rata. Akhirnya sy set pada mod 120%, biar audionya nangkring... Klo FM sy set 120% bisa hujan dodol sama onde-onde di studio.... itu kang pengalaman saya.

Harusnya macam AM ini ya kan yg cocok dgn kondisi topografi di negara kita tercinta ini.... Dan harusnya jg akang jadi pioner utk bikin modulator dan de-modulatornya misalnya dgn IC MC13022 (motorola*)... biar murah gitu harganya... masa beli ama katruut terus.... jauh diongkos kang... xixixixi... Apalg akang kan udah support modulator/de-modulator dgn DDS, barangkali nanti bisa di bikin AM bebas om gundala.
  ;D mohon2
Judul: Re:am to fm
Ditulis oleh: beton466 pada Desember 12, 2011, 08:55:29 AM
Jadi ingat tahun 2004-2005 waktu perpindahan kanal AM ke FM
Mas Ken sempat masang di mana? Saya di banyuwangi, ketemu sama pak doni, teknisinya prambors jakarta, pak Agus (malang, group total), pak xxx (orang malang teknisi AM)..