Penulis Topik: Simple stereo encoder  (Dibaca 28091 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline ndroe

  • Hero Member
  • ********
  • Tulisan: 1137
  • beginer banget
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #15 pada: Juni 29, 2010, 01:23:57 PM »
misah gimana mas dian coba liat skema lagi, sinyal 38Khz yang masuk ke ic 4066 cuma satu....sedangkan untuk pada stereo coder umumnya dibutuhkan sinyal +38 Khz dan -38khz...jadi kesimpulan saya stereo coder ini cuma menyalakan pilot stereo tapi untuk suaranya ndak misah... ;D
88,1 ..FM Ra' Ajeg

Offline Machmud

  • Moderator
  • Hero Member
  • ********
  • Tulisan: 1253
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #16 pada: Juni 29, 2010, 06:04:35 PM »
misah gimana mas dian coba liat skema lagi, sinyal 38Khz yang masuk ke ic 4066 cuma satu....sedangkan untuk pada stereo coder umumnya dibutuhkan sinyal +38 Khz dan -38khz...jadi kesimpulan saya stereo coder ini cuma menyalakan pilot stereo tapi untuk suaranya ndak misah... ;D
Nah itulah... bila baca rangkaian tak akan misah sbb 38Khznya cuma satu, barangkali saja prakteknya bisa misah ha..ha..

Offline new_bie

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 96
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #17 pada: Juni 29, 2010, 07:22:39 PM »
monitor terus....
sdh ada yang coba?
tadi mau beli IC nya di toko gak ada.....  :'( susahnya hidup dikota kecil....
jd pesimis eksperimen bikin encoder

Offline purwanto-amm

  • Administrator
  • Hero Member
  • ********
  • Tulisan: 1066
  • Nikola Tesla
    • purwanto-apriana
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #18 pada: Juni 29, 2010, 07:42:33 PM »
monitor terus....
sdh ada yang coba?
tadi mau beli IC nya di toko gak ada.....  :'( susahnya hidup dikota kecil....
jd pesimis eksperimen bikin encoder

pake yg menggunakan dioda kaya yg disini
Kontak INBOX ke FB
facebook.com/purwanto.apriana

BLOG
purwanto1987.wordpress.com

Offline ndroe

  • Hero Member
  • ********
  • Tulisan: 1137
  • beginer banget
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #19 pada: Juni 30, 2010, 08:52:27 AM »
bisa misah tapi output dari ic 4047 (38 Khz) di cabang yang satu langsung masuk ke ic 4066 sedangkan yang satu lagi di beri inverter (pembalik) sebelum di masukkan ke ic 4066. tujuan di beri inverter untuk di dapatkan -38 Khz.
88,1 ..FM Ra' Ajeg

Offline jeplie

  • Sr. Member
  • ******
  • Tulisan: 347
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #20 pada: Juni 30, 2010, 10:46:10 AM »
Kenapa tdk ada yg coba bikin stereo enconder versi pemancar build up yg bnyk dipake radio2 komersial?
Emang ga bisa ditiru ya?

Offline ndroe

  • Hero Member
  • ********
  • Tulisan: 1137
  • beginer banget
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #21 pada: Juni 30, 2010, 10:50:27 AM »
apasih yang ndak bisa di tiru di indonesia spare part pesawat f16 aja bisa ditiru, bisa aja kang tapi karena ketersediaan komponen yang ada di indonesia juga karena keterbatasan dana kang..wekekekek... ;D
88,1 ..FM Ra' Ajeg

Offline dian

  • Full Member
  • ****
  • Tulisan: 152
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #22 pada: Juni 30, 2010, 11:00:10 AM »
coba buka datasheet nya dan baca baik2 ya :)

Offline ndroe

  • Hero Member
  • ********
  • Tulisan: 1137
  • beginer banget
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #23 pada: Juni 30, 2010, 11:15:52 AM »
datasheep mana neh ? 4047, 4066 atau yang mana mas dian????
88,1 ..FM Ra' Ajeg

Offline Machmud

  • Moderator
  • Hero Member
  • ********
  • Tulisan: 1253
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #24 pada: Juni 30, 2010, 11:16:48 AM »
Terkadang yang kita munculkan yang agak nyeleneh, kenapa tidak dengan kemajuan jaman
dimanfaatkan teknologi tsb untuk kemajuan teknologi juga.
Selagi ada kristal yang bisa dibagi dan mengeluarkan 76KHz kenapa pusing-pusing bikin yang lain?
Ada kristal 4.864MHz, ada ceramic filter 456Khz, atau bila perlu buat juga rangkaian oscilator R+C
yang di frekuensinya bila dibagi sekian hasilnya 76KHz maka rangkaian selanjutnya tentu akan mempermudah meniru kepada
rangkaian umum yang banyak digunakan. Ini baru mengupas stereo dengan pakai ic 4066.
Bila kita lihat lagi stereo yang 8x atau 16x bukan 38Khz saja yang diperlukan ada 76Khz, 152kHz
dan seterusnya hingga biasa dibuat setereo 8x, 12x, 14x, 16x, 32x dll.

He..he... masih membicarakan stereo terendah saja kok repot dengan baru 1 output 38Khz saja.
Apalagi harus 8x 16x dst?


Offline ndroe

  • Hero Member
  • ********
  • Tulisan: 1137
  • beginer banget
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #25 pada: Juni 30, 2010, 11:24:10 AM »
setuju pak macmud ngeliat stereo coder double sampling aja dah binggung.
 pengalaman saya mas dian, pernah saya nyoba waktu itu njiplak punya spi tapi kristal saya ganti 38 Khz ic saya pake 4011, 4013, 4066 da 741 sebanyak 8 buah.....setelah jadi saya tes kok audio ndak misah??? selidik punya selidik ternyata keluaran dari 4011 itu sefasa walau saya keluarin 2 output menuju 4066, setelah saya tambah gerband nand pada salah satu output  4011 tersebut baru suaranya misah
« Edit Terakhir: Juni 30, 2010, 11:33:15 AM oleh ndroe »
88,1 ..FM Ra' Ajeg

Offline dian

  • Full Member
  • ****
  • Tulisan: 152
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #26 pada: Juni 30, 2010, 11:46:26 AM »
ok deh kalau masih penasaran

ok deh kalau masih pada penasaran,

* perhatikan pin 5&6 IC1 y di hubungkan dengan Ouput 38KHz dari IC2,
* pin 5 adalah control pin electronic switch utk pin 3&4 sedankan pin 6 adalah control pin electronic switch 9&6
* sinyal 38 KHz terdiri dari logika 1 dan 0,
   
   pada saat logika 1 kita lihat yang terjadi
   -> electronic switch gate (pin5) menyala, menghubungkan pin 3&4 maka sinyal R masuk ke basis TR1
   -> electronic swithc gate (pin6) menghubungkan pin 9&8, hal ini menyebabkan pull up pada pin13 berada pada logika 0
       (terhubung dgn ground melalui pin 9&8)
       sehingga electronic swith 1&2 tidak terhubung, pada state ini hanya sinyal audio R yang masuk ke TR1
   
   pada saat logika 0 yang terjadi adalah
   -> elektronic switch gate (pin5) tidak menyala, memutus pin 3&4 sinyal R tidak masuk ke basis TR1
   -> electronic swithc gate (pin6) memutus pin 9&8, hal ini menyebabkan pull up pada pin13 berada pada logika 1
       sehingga electronic swith 1&2 terhubung, pada state ini hanya sinyal audio L yang masuk ke TR1

* trik dari rangkaian ini adalah menggunakan electronic switch yg tidak terpakai digunakan sebagi inverter dgn menggunakan
   resistor pull up (R5) yang pada paruh waktu terhubung ke VCC atau ground,
   sehingga di peroleh +38KHz dan -38KHz

kalau masih belum yakin juga coba rubah rankaian menjadi gate2 terpisah..

Offline ndroe

  • Hero Member
  • ********
  • Tulisan: 1137
  • beginer banget
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #27 pada: Juni 30, 2010, 12:06:07 PM »
mas dian proses pemisahan itu terjadi bersamaan sehingga jika ada tenggang seperti teori mas (logika 0 dan 1) maka suara pada radio akan terdengar kana hidup kiri mati trus kanan mati kiri hidup...ya nadak gitu mas...pada ic 4066 sinyal audio di campur antara sinyal audio kanan dan kiri juga +38 khz dan -38khz (R + +38khz n L + -38khz aau sebaliknya) dan dikeluarkan secara bersamaan ndak misah misah sehingga dihasilkan sinyal sinus penuh (puncak atas dan bawah) yang sama. kalau menurut skema diatas suara kanan dan kiri cuma dicampur sama +38Khz aja...so ndak misah gitu lho...monggo dicoba di buat kalau ndak percaya..
88,1 ..FM Ra' Ajeg

Offline ndroe

  • Hero Member
  • ********
  • Tulisan: 1137
  • beginer banget
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #28 pada: Juni 30, 2010, 12:17:22 PM »
pin 5 dan 6 ter konek  jadi kalau pin 5 logika 0 maka pin 6 juga logikanya 0, pun begitu sebalikya jika logika 1. jadi ndak ada pin 5 logika 1 pin 6 ligika 0 dari mana dapetnya mas dian...coba di cek lagi gambarnya...sumonngo.

r pull up pada pin 9 dan 13 itu berfungsi untuk membuat logika pada gerbang itu tetap 1 ndak bisa 0..jadi pin 9 dan 13 selamanya logikanya tetap 1 ndak bakal 0
« Edit Terakhir: Juni 30, 2010, 12:26:20 PM oleh ndroe »
88,1 ..FM Ra' Ajeg

Offline purwanto-amm

  • Administrator
  • Hero Member
  • ********
  • Tulisan: 1066
  • Nikola Tesla
    • purwanto-apriana
Re:Simple stereo encoder
« Jawab #29 pada: Juni 30, 2010, 12:22:47 PM »
Terkadang yang kita munculkan yang agak nyeleneh, kenapa tidak dengan kemajuan jaman
dimanfaatkan teknologi tsb untuk kemajuan teknologi juga.
Selagi ada kristal yang bisa dibagi dan mengeluarkan 76KHz kenapa pusing-pusing bikin yang lain?
Ada kristal 4.864MHz, ada ceramic filter 456Khz, atau bila perlu buat juga rangkaian oscilator R+C
yang di frekuensinya bila dibagi sekian hasilnya 76KHz maka rangkaian selanjutnya tentu akan mempermudah meniru kepada
rangkaian umum yang banyak digunakan. Ini baru mengupas stereo dengan pakai ic 4066.
Bila kita lihat lagi stereo yang 8x atau 16x bukan 38Khz saja yang diperlukan ada 76Khz, 152kHz
dan seterusnya hingga biasa dibuat setereo 8x, 12x, 14x, 16x, 32x dll.

He..he... masih membicarakan stereo terendah saja kok repot dengan baru 1 output 38Khz saja.
Apalagi harus 8x 16x dst?

sy setuju sm pa Machmud dia lebih Pengalaman dalam hal praktek, mungkin dah bosen liat rangkaian sederhana....

ok deh kalau masih penasaran

ok deh kalau masih pada penasaran,

* perhatikan pin 5&6 IC1 y di hubungkan dengan Ouput 38KHz dari IC2,
* pin 5 adalah control pin electronic switch utk pin 3&4 sedankan pin 6 adalah control pin electronic switch 9&6
* sinyal 38 KHz terdiri dari logika 1 dan 0,
   
   pada saat logika 1 kita lihat yang terjadi
   -> electronic switch gate (pin5) menyala, menghubungkan pin 3&4 maka sinyal R masuk ke basis TR1
   -> electronic swithc gate (pin6) menghubungkan pin 9&8, hal ini menyebabkan pull up pada pin13 berada pada logika 0
       (terhubung dgn ground melalui pin 9&8)
       sehingga electronic swith 1&2 tidak terhubung, pada state ini hanya sinyal audio R yang masuk ke TR1
   
   pada saat logika 0 yang terjadi adalah
   -> elektronic switch gate (pin5) tidak menyala, memutus pin 3&4 sinyal R tidak masuk ke basis TR1
   -> electronic swithc gate (pin6) memutus pin 9&8, hal ini menyebabkan pull up pada pin13 berada pada logika 1
       sehingga electronic swith 1&2 terhubung, pada state ini hanya sinyal audio L yang masuk ke TR1

* trik dari rangkaian ini adalah menggunakan electronic switch yg tidak terpakai digunakan sebagi inverter dgn menggunakan
   resistor pull up (R5) yang pada paruh waktu terhubung ke VCC atau ground,
   sehingga di peroleh +38KHz dan -38KHz

kalau masih belum yakin juga coba rubah rankaian menjadi gate2 terpisah..


analisis yg bagus tp alangkah baiknya ada hasil praktek seperti photo bentuk sinyal dari osciloscop dll itu akan lebih mendukung soal




wes kabeh bagus-bagus lah . . . . . . . . . . . ..........
 
Kontak INBOX ke FB
facebook.com/purwanto.apriana

BLOG
purwanto1987.wordpress.com

 


Facebook Comments