Penulis Topik: Kena Sweeping  (Dibaca 14842 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline masYok

  • Sr. Member
  • ******
  • Tulisan: 252
  • homebrewer otodidak yang banyak belajar dari KHE
Re:Kena Sweeping
« Jawab #30 pada: Pebruari 10, 2012, 08:56:59 PM »
  • Publish
  • simnya mgkn sim B ya? ....sim buat BRIK-BRIKAN hehehe...
    sementara ini band yg aman bwt xperimen ya dibawah 88MHz ato 76-87MHz, di Jepang band broadcast 76-90 MHz kalo gak salah, tapi di Indonesia 88-108MHz, gak tau nanti kalo "kapling" ini dikontrak sama ORARI jg ^-^
    "Ketika kamu merasa pintar saat itulah kamu menjadi bodoh!" (Durrotun Nashihin)

    http://elektronikanalog.blogspot.com

    Offline Adit Lsai

    • Full Member
    • ****
    • Tulisan: 132
    • HIDUP ADALAH PERJUANGAN TANPA HENTI
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #31 pada: Pebruari 11, 2012, 04:36:19 AM »
  • Publish
  • Di Tmpat ku g/belum swiping2an mgkin dikarenakn siaran brodkes msh 1.2.3 trus yg kolongan jg dgn daya yg kecil2 n tau aturan ( tau aturan kog di 88-108.. He...he...he....) n balmon mgkin jg mikir2  ''biar Rame jalur ini lagian klo tak swipingpun yg trnsmit cuman 'Adit Lsai' doang yg txnya di cantolin didinding + mp3 bekas yg 80 rebuan...''
     
    Agama Akan Menuntun Kita Jadi Manusia Mulia

    Offline YD2USE - Joned

    • Jr. Member
    • **
    • Tulisan: 92
    • Belajar Tidak Hanya Cukup Sampai Disini
      • Sekolah Tinggi Kesehatan Yang berwawasan Global dan Islami
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #32 pada: Pebruari 11, 2012, 08:06:10 AM »
  • Publish
  • Bulan Januari kemarin di Karanganyar Solo juga ada sweeping dari Balmon Jateng, ada beberapa teman kena sweeping dan alatnya dibawa sama Balmon. Jadi mereka harus OFF, rata-rata mereka kena karena belum punya Ijin dan memutar iklan. jadi kena deh..... Memang beda daerah beda kasus, kalau di Jogja menurutku lebih enak juga.

    Sebaiknya, kalau mau pingin aman dan nyaman, ya berijin. Biar siaran tidak dak dik duk. Toh, ujian Amatir Radio bagi tingkat ( YH, YD ) sekarang dibikin mudah, kecuali naik tingkat, perlu belajar code morse.

    Kalau ada hobby eksperimen, dan tidak mau sakit hati kena garukan, ijin dong ?

    Untuk daerah Klaten, dalam waktu dekat ada garukan sekitar bulan Agustus. Tercatat ada sekitar 175 lebih station gelap yang termonitor oleh BALMON DIY. Monggo mampir di BALMON Proliman.

    Offline Machmud

    • Moderator
    • Hero Member
    • ********
    • Tulisan: 1253
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #33 pada: Pebruari 11, 2012, 10:06:46 AM »
  • Publish
  • yah si Om mah ya jelas bikin simnya dulu lah skrang bikinnya gampang kok...gk usah pakai kode morse segala,kalau tehnik radio pasti si Om lebih pakar neh.....hehehehehe

    thank's
    Peraturan masih tetap, kode morse masih dipakai dalam ujian untuk Yd kecuali
    ngambil Yg tanpa morse. Itu dulu.... kurang tahu kalau yang sekarang.
    Tapi saya kira akan sama aturannya

    -Machmud-
    Yd1BLV

    Offline atep

    • Jr. Member
    • **
    • Tulisan: 54
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #34 pada: Pebruari 11, 2012, 10:22:04 AM »
  • Publish
  • ngomong ngomong dan bahas sweeping nie buat yg exsperimen 2meter band / 3meter band ??


    gk  konek1 saiya

    Offline YD2USE - Joned

    • Jr. Member
    • **
    • Tulisan: 92
    • Belajar Tidak Hanya Cukup Sampai Disini
      • Sekolah Tinggi Kesehatan Yang berwawasan Global dan Islami
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #35 pada: Pebruari 11, 2012, 11:53:17 AM »
  • Publish
  • yah si Om mah ya jelas bikin simnya dulu lah skrang bikinnya gampang kok...gk usah pakai kode morse segala,kalau tehnik radio pasti si Om lebih pakar neh.....hehehehehe

    thank's
    Peraturan masih tetap, kode morse masih dipakai dalam ujian untuk Yd kecuali
    ngambil Yg tanpa morse. Itu dulu.... kurang tahu kalau yang sekarang.
    Tapi saya kira akan sama aturannya

    -Machmud-
    Yd1BLV

    Terakhir, saya mengikuti ujian kenaikan tingkat dari "siaga" ke "penegak", melalui ujian CW atau kode morse, namun untuk tingkat "siaga", hanya ujian Elektronika dasar, Pancasila, UUD, dan Kewarganegaraan Om ?, mudah kok, tidak ada Morse morsenan untuk tingkat ( YH dan YD ). Soalnya, waktu kemarin ada ujian, November 2011 di JEC DIY, saya panitia merangkap peserta Om Machmud ?, dan tingkat "siaga" banyak yang lulus, asal persyaratan lengkap. Kalau saya syaratnya masih kurang di QSL Card, ada yang hilang. Kalau morse, hhhhh...., gak mudeng. Tapi, banyak yang lulus kok ?, asal syarat QSL Card, sertifikat lengkap. Apalagi kalau mau diangkat sebagai badan kehormatan, praktis tanpa ujian, langsung jadi charlie..... Begitu Om, roger YD1BLV de YD2USE ( ORLOK SLEMAN - DIY )

    Offline ario

    • Sr. Member
    • ******
    • Tulisan: 289
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #36 pada: Pebruari 11, 2012, 12:09:43 PM »
  • Publish
  • Bulan Januari kemarin di Karanganyar Solo juga ada sweeping dari Balmon Jateng, ada beberapa teman kena sweeping dan alatnya dibawa sama Balmon. Jadi mereka harus OFF, rata-rata mereka kena karena belum punya Ijin dan memutar iklan. jadi kena deh..... Memang beda daerah beda kasus, kalau di Jogja menurutku lebih enak juga.

    Sebaiknya, kalau mau pingin aman dan nyaman, ya berijin. Biar siaran tidak dak dik duk. Toh, ujian Amatir Radio bagi tingkat ( YH, YD ) sekarang dibikin mudah, kecuali naik tingkat, perlu belajar code morse.

    Kalau ada hobby eksperimen, dan tidak mau sakit hati kena garukan, ijin dong ?

    Untuk daerah Klaten, dalam waktu dekat ada garukan sekitar bulan Agustus. Tercatat ada sekitar 175 lebih station gelap yang termonitor oleh BALMON DIY. Monggo mampir di BALMON Proliman.

    Apa kalau punya ijin (YH, YD) Ada pengaruh nya di freq.87.5 - 108mhz  :-X , karena kebanyakan yg sering terkena swiping biasanya stasiun radio broadcast komunitas yg muter lagu2 itu lho bukan brik..brikan.. bete1

    Offline YD2USE - Joned

    • Jr. Member
    • **
    • Tulisan: 92
    • Belajar Tidak Hanya Cukup Sampai Disini
      • Sekolah Tinggi Kesehatan Yang berwawasan Global dan Islami
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #37 pada: Pebruari 11, 2012, 12:58:42 PM »
  • Publish
  • Bulan Januari kemarin di Karanganyar Solo juga ada sweeping dari Balmon Jateng, ada beberapa teman kena sweeping dan alatnya dibawa sama Balmon. Jadi mereka harus OFF, rata-rata mereka kena karena belum punya Ijin dan memutar iklan. jadi kena deh..... Memang beda daerah beda kasus, kalau di Jogja menurutku lebih enak juga.

    Sebaiknya, kalau mau pingin aman dan nyaman, ya berijin. Biar siaran tidak dak dik duk. Toh, ujian Amatir Radio bagi tingkat ( YH, YD ) sekarang dibikin mudah, kecuali naik tingkat, perlu belajar code morse.

    Kalau ada hobby eksperimen, dan tidak mau sakit hati kena garukan, ijin dong ?

    Untuk daerah Klaten, dalam waktu dekat ada garukan sekitar bulan Agustus. Tercatat ada sekitar 175 lebih station gelap yang termonitor oleh BALMON DIY. Monggo mampir di BALMON Proliman.

    Apa kalau punya ijin (YH, YD) Ada pengaruh nya di freq.87.5 - 108mhz  :-X , karena kebanyakan yg sering terkena swiping biasanya stasiun radio broadcast komunitas yg muter lagu2 itu lho bukan brik..brikan.. bete1

    Laen frequensi, lain ijinnya. Kalau untuk radio siaran, setahu saya, ijinnya perlu ini itu. Yaitu, ada ijin usaha, klo tidak salah CV. atau PT., ditambah copy KTP Pemilik radio, bayar ini itu.  drop1

    Kalau untuk radio komunitas, setahu saya ada wadahnya tersendiri, cuma saya lupa namanya. Ijinnya tidak begitu susah juga, kalau cuma radio komunitas. Pake RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, dll.

    Offline Machmud

    • Moderator
    • Hero Member
    • ********
    • Tulisan: 1253
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #38 pada: Pebruari 11, 2012, 01:13:37 PM »
  • Publish
  • Terakhir, saya mengikuti ujian kenaikan tingkat dari "siaga" ke "penegak", melalui ujian CW atau kode morse, namun untuk tingkat "siaga", hanya ujian Elektronika dasar, Pancasila, UUD, dan Kewarganegaraan Om ?, mudah kok, tidak ada Morse morsenan untuk tingkat ( YH dan YD ). Soalnya, waktu kemarin ada ujian, November 2011 di JEC DIY, saya panitia merangkap peserta Om Machmud ?, dan tingkat "siaga" banyak yang lulus, asal persyaratan lengkap. Kalau saya syaratnya masih kurang di QSL Card, ada yang hilang. Kalau morse, hhhhh...., gak mudeng. Tapi, banyak yang lulus kok ?, asal syarat QSL Card, sertifikat lengkap. Apalagi kalau mau diangkat sebagai badan kehormatan, praktis tanpa ujian, langsung jadi charlie..... Begitu Om, roger YD1BLV de YD2USE ( ORLOK SLEMAN - DIY )

    Ingat waktu bimbingan orari dulu, yang mengajarkan teknik elektronika dasar mulai resisor capasitor transistor dll.
    Pas ngajarin type oscillator dan penguat RF kok banyak salahnya, pas saya bertanya dia tak jawab.
    alias bingung.... Ujung-ujungnya saya yang calon Yd jadi menjelaskan elektronika ha..ha...
    Salahnya itu, yang ngajarmya cuma ingat teori tak pernah praktek, beda dengan saya
    yang praktek melulu, teori banyak dilewat dan hapal teori setelah praktek.

    Offline masYok

    • Sr. Member
    • ******
    • Tulisan: 252
    • homebrewer otodidak yang banyak belajar dari KHE
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #39 pada: Pebruari 11, 2012, 09:53:35 PM »
  • Publish
  • Terakhir, saya mengikuti ujian kenaikan tingkat dari "siaga" ke "penegak", melalui ujian CW atau kode morse, namun untuk tingkat "siaga", hanya ujian Elektronika dasar, Pancasila, UUD, dan Kewarganegaraan Om ?, mudah kok, tidak ada Morse morsenan untuk tingkat ( YH dan YD ). Soalnya, waktu kemarin ada ujian, November 2011 di JEC DIY, saya panitia merangkap peserta Om Machmud ?, dan tingkat "siaga" banyak yang lulus, asal persyaratan lengkap. Kalau saya syaratnya masih kurang di QSL Card, ada yang hilang. Kalau morse, hhhhh...., gak mudeng. Tapi, banyak yang lulus kok ?, asal syarat QSL Card, sertifikat lengkap. Apalagi kalau mau diangkat sebagai badan kehormatan, praktis tanpa ujian, langsung jadi charlie..... Begitu Om, roger YD1BLV de YD2USE ( ORLOK SLEMAN - DIY )

    Ingat waktu bimbingan orari dulu, yang mengajarkan teknik elektronika dasar mulai resisor capasitor transistor dll.
    Pas ngajarin type oscillator dan penguat RF kok banyak salahnya, pas saya bertanya dia tak jawab.
    alias bingung.... Ujung-ujungnya saya yang calon Yd jadi menjelaskan elektronika ha..ha...
    Salahnya itu, yang ngajarmya cuma ingat teori tak pernah praktek, beda dengan saya
    yang praktek melulu, teori banyak dilewat dan hapal teori setelah praktek.


    ...mgkn krn perangkatnya kebanyakan beli jadi ya pak, bukan homebrewer & tukang utak-atik hehe...
    "Ketika kamu merasa pintar saat itulah kamu menjadi bodoh!" (Durrotun Nashihin)

    http://elektronikanalog.blogspot.com

    Offline YD2USE - Joned

    • Jr. Member
    • **
    • Tulisan: 92
    • Belajar Tidak Hanya Cukup Sampai Disini
      • Sekolah Tinggi Kesehatan Yang berwawasan Global dan Islami
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #40 pada: Pebruari 12, 2012, 04:50:45 AM »
  • Publish
  • Melihat logo ORARI, hendaknya setiap warga ORARI minimal menguasai elektronika dasar maupun mahir. Namun, kenyataan dilapangan sekarang laen.

    Dahulu, rata rata warga yang saya temui copy darat, mereka memang senang utak atik homebrew, terutama 100, 80 meter band. Ingat temen YC2VTC (Tresnanto).

    Sekarang, jaman berubah. Temen temen atau warga, yang punya duit, milihnya pesawat branded, bukan coba merakit lagi. Yang bisa beli belum tentu terus berijin. Akibatnya ada base station orong - orong. YB ataupun YC, belum tentu mahir utak atik, paling mahirnya perbaikan microphone. Mereka bisa naek tingkat ke jenjang yang lebih tinggi, cuma mengandalkan kemampuan lain, yakni Bahasa English dan CW.

    Offline masYok

    • Sr. Member
    • ******
    • Tulisan: 252
    • homebrewer otodidak yang banyak belajar dari KHE
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #41 pada: Pebruari 12, 2012, 01:09:28 PM »
  • Publish
  • Melihat logo ORARI, hendaknya setiap warga ORARI minimal menguasai elektronika dasar maupun mahir. Namun, kenyataan dilapangan sekarang laen.

    Dahulu, rata rata warga yang saya temui copy darat, mereka memang senang utak atik homebrew, terutama 100, 80 meter band. Ingat temen YC2VTC (Tresnanto).

    Sekarang, jaman berubah. Temen temen atau warga, yang punya duit, milihnya pesawat branded, bukan coba merakit lagi. Yang bisa beli belum tentu terus berijin. Akibatnya ada base station orong - orong. YB ataupun YC, belum tentu mahir utak atik, paling mahirnya perbaikan microphone. Mereka bisa naek tingkat ke jenjang yang lebih tinggi, cuma mengandalkan kemampuan lain, yakni Bahasa English dan CW.

    ...betul OM, jaman dah berubah...anak2 skrg aj minat belajar elektro dah kurang, taunya tinggal pencet aj
    "Ketika kamu merasa pintar saat itulah kamu menjadi bodoh!" (Durrotun Nashihin)

    http://elektronikanalog.blogspot.com

    Offline Realino Wibowo

    • Moderator
    • Hero Member
    • ********
    • Tulisan: 648
    • All about real life
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #42 pada: Pebruari 13, 2012, 12:29:29 PM »
  • Publish
  • Laen frequensi, lain ijinnya. Kalau untuk radio siaran, setahu saya, ijinnya perlu ini itu. Yaitu, ada ijin usaha, klo tidak salah CV. atau PT., ditambah copy KTP Pemilik radio, bayar ini itu.  drop1

    Kalau untuk radio komunitas, setahu saya ada wadahnya tersendiri, cuma saya lupa namanya. Ijinnya tidak begitu susah juga, kalau cuma radio komunitas. Pake RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, dll.

    Ikut urub rembug  :),

    Betul Mas, dan kenapa radio siaran sering kena sweeping menurut saya pribadi karena mengganggu radio lain atau ya muter iklan.
    Karena untuk Radio Komunitas aja ijin harus pakai Badan Usaha (contoh: perkumpulan) dan ijinnya sekarang juga agak susah, harus sampai Jakarta juga.

    Sebenarnya kalau mau eksperimen kan juga bisa pakai daya kecil, yang menurut saya salah itu eksperimen tapi dengan daya besar trus on air terus2an dan mengganggu frekuensi orang, bener aja kena sweeping.  Kalau di Radio Komunikasi saya kurang tau juga seketat itu tidak....

    Offline jeckoexxel

    • Full Member
    • ****
    • Tulisan: 186
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #43 pada: Pebruari 13, 2012, 07:50:58 PM »
  • Publish
  • Nek Balmon sekarang suruh ngurusi Brik2an.. paling dapet antena butut sama HT jelek.. gak ada duite.. coba nakut2ti radio yg dah ada licensinya atau sekedar pura2 mampir.. atau bilang bandwidth kelebaran.. pulang pasti dah dapet amplopan (ada duitnya).. asyik emang Oknumnya..tapi ujung2nya besuk buat berobat karena stroke! karena di sumpahi banyak orang..

    Offline YD2USE - Joned

    • Jr. Member
    • **
    • Tulisan: 92
    • Belajar Tidak Hanya Cukup Sampai Disini
      • Sekolah Tinggi Kesehatan Yang berwawasan Global dan Islami
    Re:Kena Sweeping
    « Jawab #44 pada: Pebruari 13, 2012, 08:03:16 PM »
  • Publish
  • Nek Balmon sekarang suruh ngurusi Brik2an.. paling dapet antena butut sama HT jelek.. gak ada duite.. coba nakut2ti radio yg dah ada licensinya atau sekedar pura2 mampir.. atau bilang bandwidth kelebaran.. pulang pasti dah dapet amplopan (ada duitnya).. asyik emang Oknumnya..tapi ujung2nya besuk buat berobat karena stroke! karena di sumpahi banyak orang..

    Awalnya, saya juga bodongan alias orong - orong maen di 2 meter band. Awalnya ada HT 2N. Bisa ketemu pojokan, aduh seneng banget. Bisa ngebrik semaleman. Namun, lambat laun, sering berkumpul dengan temen temen amatir. Karena waktu itu, lokalan saya rata rata memang orang amatir. Dan punya wadah kegiatan, yakni FOX HUNTING.

    Nah, dari sinilah, saya mulai mengenal apa itu perijinan, apa itu frekuensi dan aturan jalur frekuensi.

    Saya juga pernah, maen FM, malah waktu itu broadcast, tapi dengan skala power kecil - kecil dan masih inget pake PCB merk RONICA dan belum mengenal namanya TR 1971 walau waktu itu, ada temen yang brik brikan dengan 71.

    Memang, segala sesuatu itu ada tata aturan, tata tertib. Terserah ada oknum yang mau maen maen, ya monggo. Semoga berkah dan barokah. Amin.  bete1 drop1

     


    Facebook Comments